Penyesalan Terbesar Setelah Resepsi Pernikahan

penyesalan-terbesar-setelah-resepsi-pernikahan-brp-gedung-perkawinanSemua orang mengharapkan Resepsi Perkawinannya akan berlangsung meriah, berkesan dan sukses. Namun ternyata banyak juga loh yang akhirnya tidak puas dan menyesali acara resepsi tersebut. Berikut data yang kami himpun dari survei yang dilakukan www.gedungperkawinan.com :

  1. Salah memprediksi biaya yang dikeluarkan sehingga jauh melebihi budget
  2. Tidakmembuat list undangan yang rinci sehingga tamu yang seharusnya diundang malah terlewati
  3. Waktu persiapan sangat sempit sehingga hasilnya tidak maksimal
  4. Sulit kordinasi dengan para vendor dan kedua keluarga sehingga pada hari –H banyak hal yang miskordinasi
  5. Makanan catering tidak enak atau sudah habis padahal tamu yang datang masih banyak.

Gak mau dong kamu mengalami salah satu dari ke-5 hal di atas yang bakalan kamu sesali seumur hidup. Mau tau gimana caranya ?

  1. Pilih Venue yang lengkap sekaligus dengan wedding packagenya jadi biaya kamu sudah fix gak over budget dan gak ribet koordinasi vendor
  2. Pastikan Wedding Package tersebut juga sudah termasuk dengan Wedding Consultant dan Wedding Organizer karena ini akan sangat membantu kamu dalam memberikan saran jumlah catering, dekorasi serta menselaraskan keinginan ke-2 pihak keluarga juga kesuksesan jalannya acara pada hari – H.
  3. Visit Venue yang kamu pilih pada saat ada acara (wedding preview) jadi kamu dapat gambaran gimana acara kamu nanti bila di venue tersebut dan jangan lupa minta ujicoba catering yang kamu pilih ( Test Food ).

Ok guys, bila kamu gak mau menyesali resepsi pernikahan kamu dan sudah tau gimana cara mengatasinya, kamu mulai sekarang sudah bisa hunting venue dengan ke-3 syarat di atas, salah satunya BRP Ballroom Group yang memanage 4 ballroom representative di Jakarta Selatan. More info Silahkan cek www.gedungperkawinan.com .

  • BRP Sucofindo di Graha Sucofindo, Jl. Raya Pasar Minggu, Kav. 34, Pancoran, Kota Jakarta Selatan, DKI Jakarta 12780, Indonesia. More Info Nama Marketing
  • BRP Sovereign Plaza di TB. Simatupang – Jakarta Selatan. More Info Nama Marketing
  • BRP Smesco Nareswara Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 94, 4th Floor, Jakarta Selatan – Jakarta Selatan. More Info Nama Marketing
  • BRP Smesco Convention Hall Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 94, 1st Floor, Jakarta Selatan – Jakarta Selatan. More Info Nama Marketing

Penasaran Apa Sih Palang Pintu Dalam Tradisi Pernikahan Betawi ? Berikut Ini Ulasan Lengkapnya

Penjelasan Palang Pintu Dalam Tradisi Pernikahan Betawi - BRP Gedung Perkawinan

Kali ini gedungperkawinan.com akan mengulas apa sih palang pintu itu dan kenapa menjadi salah satu hal yang pasti ada dalam upacara pernikahan adat Betawi ?, berikut ini ulasannya. Tradisi Palang Pintu atau acara buka palang pintu adalah salah satu acara dalam prosesi pernikahan adat Masyarakat Betawi. Istilah Palang Pintu ditinjau dari sisi etimologis didefinisikan dari dua kata Palang dan Pintu. Palang berarti penghalang agar siapapun tidak mudah untuk lewat, sementara Pintu adalah akses masuk ke suatu wilayah. Jadi istilah Palang Pintu adalah penghalang untuk siapapun yang akan memasuki pintu atau wilayah.

Memang belum ada catatan secara pasti sejak kapan Tradisi Palang Pintu ini dimulai, zaman dahulu sebenarnya tradisi Palang Pintu dimaksudkan untuk menguji seberapa baik ilmu bela diri calon pengantin seperti yang dilakukan oleh tokoh Betawi Si Pitung (1874 – 1903) telah menjalani tradisi Palang Pintu itu ketika hendak meminang Aisyah, putri Jawara berjuluk Macan Kemayoran, Murtadho. Konon kala itu akhirnya Pitung berhasil mengalahkan Murtadho dalam usahanya meminang Aisyah sebagai calon Istrinya.

Selain ditampilkan dalam upacara pernikahan, palang pintu seringkali ditampilkan ketika acara besar daerah, penyambutan pejabat tinggi yang berkunjung, acara khitanan hingga acara festival budaya Betawi. Bila dirunut dari awal, dalam prosesi pernikahan adat Betawi terdiri dari Ngedelengin, Nglamar, Bawa Tande Putus, Buka Palang Pintu, Akad Nikah, Acare Negor dan Pulang Tige Ari.

Jadi tradisi palang pintu dalam upacara pernikahan adat Betawi dan acara penting lain dalam masyarakat betawi bukan saja hanya menjadi salah satu bagian hiburan semata namun utamanya adalah sebagai media komunikasi antara dua keluarga calon pengantin melalui seni sastra balas pantun dan beladiri.

Di BRP Gedung Perkawinan, calon pengantin dapat memilih tema pernikahan yang diinginkan salah satunya adalah pernikahan bertemakan tradisi palang pintu Betawi yang memang merupakan salah satu favorit tema pernikahan. Untuk informasi lebih lengkap silakan kunjungi gedungperkawinan.com

Semoga informasi yang kami sampaikan bisa menjadi referensi rencana pernikahanmu.

Mau Tahu Kenapa Cincin Pernikahan Disematkan Di Jari Manis ? Ini Dia 5 Sejarahnya

kenapa-cincin-pernikahan-disematkan-di-jari-manis

Dalam pesta pernikahan banyak objek yang bisa diperhatikan seperti megahnya gedung, sajian makanan yang tersedia bahkan cincin pernikahan yang tak luput dari perhatian. Banyak pula pertanyaan mengenai cincin pernikahan seperti, Mengapa harus ada cincin pernikahan ? dan Mengapa cincin pernikahan harus disematkan di jari manis para pengantin?. Kali ini penulis akan membahasnya beserta sejarahnya. Yuk mari kita simak.

  1. Kenapa Cincin Pernikahan Harus Tersemat di Jari Pengantin ?
    Sejarahnya muncul dari peradaban Mesir Kuno, yang mana cincin dianggap sebagai simbol dari suatu hubungan pernikahan yang sah. Pada awalnya cincin bukan terbuat dari emas atau perak melainkan dari rumput atau alang-alang yang melingkar. Cincin dibuat melingkar karena sebagai simbol keabadian cinta karena cincin tidak punya ujung.
  1. Bahan Pembuat Cincin Selalu Berubah-Ubah.
    Pada awal kerajaan Romawi menjajah Mesir cincin masih terbuat dari rumput atau alang-alang, namun karena bahannya tidak tahan lama maka dibuat dari tembaga logam dan biasanya juga dari emas. Pada akhirnya mereka sadar bahwa batu Ruby atau Safir cocok dipakai sebagai bahan pembuat cincin pernikahan karena bagus.
    Selanjutnya beredar bahwa berlianlah yang layak untuk menjadi penghias cincin pernikahan. Sebab berlian lebih kuat daripada batu-batu lainnya. Sementara posisi besi atau logam lambat laun tergeser oleh emas dan perak pada abad ke-17, setelah masyarakat menjadikan cincin kawin sebagai tanda cinta dalam puisi picisan mereka.
  1. Kenapa Cincin Pernikahan Disematkan di Jari Manis Tangan Kiri ? Begini Ceritanya.
    Cerita ini bermula pada zaman Romawi kuno dan Yunani kuno. Mereka percaya jari manis yang disebut Vena Amoris atau pembuluh darah cinta tehubung langsung ke jantung dan filosofi disematkan di tangan kiri karena jarang digunakan tapi mitos tangan kiri tersebut tidak berlaku di Indonesia. Namun para ilmuwan dan peneliti telah melakukan serangkain penelitian dan hasilnya adalah cerita tersebut adalah mitos belaka, namun sampai sekarang masih banyak orang yang percaya.
  1. Teori Lain.
    Sebuah teori yang lebih praktikal adalah dunia ini lebih sering menggunakan tangan kanan dalam beraktivitas dan dengan meletakkan cincin di tangan kanan tentu akan dapat memberikan efek sampingnya tersendiri. Oleh karena itu, cincin lebih baik di tangan kiri.
    Sedangkan untuk alasan mengapa harus di jari manis adalah agar pada saat beraktivitas kita tidak terganggu, hal ini disebabkan jari manis adalah jari yang kemungkinan tidak digunakan tertinggi ke-2 setelah jari kelingking. Lalu mengapa tidak di jari kelingking? Hal ini dikarenakan jari kelingking itu kecil, dan membuat cincin dengan ukuran yang kecil akan mengurangi ruang untuk mendekorasi cincin dengan nama dan sebagainya.

Nah sekian artikel mengenai sejarah mengapa cincin pernikahan disematkan di jari manis. Oiya bagi kalian yang ingin melangsungkan pernikahan dengan tema tradisional maupun modern kamu bisa menghubungi BRP Gedung Perkawinan. BRP ini sangat berpengalaman menghandle perkawinan dari tema tradisional hingga modern lengkap di ke-4 Ballroom nya di Jakarta Selatan , pokoknya vendor- vendor terbaik ternama telah bekerjasama dengan BRP.
Untuk lebih jelasnya kamu bisa cek di www.gedungperkawinan.com, kebetulan ada Promo Honeymoon Bali 3D2N plus Flight Voucher loh untuk yang booking di salah satu Ballroom-nya BRP.

Bingung Memilih Musik Yang Tepat Untuk Acara Pernikahanmu ? Berikut Ini Daftarnya

sovereign plaza, venue gedung nikah, wedding venue, gedung perkawinan, brp ballroom, gedung wedding jakarta

Apa yang pertama kali muncul di benakmu ketika mendengar kata “resepsi pernikahan”?
Resepsi pernikahan umumnya dibuat sedemikian rupa layaknya suatu pesta. Demi mewujudkan resepsi pernikahan impianmu tentunya kamu sudah mempersiapkan segala macam kebutuhannya bukan?
Setelah semua list untuk persiapan pernikahanmu dichecklist, pastikan kamu juga sudah mempersiapkan playlist romantis untuk moment bahagiamu itu. Tentu semua pasangan pengantin menginginkan resepsi pernikahan yang berkesan bagi mereka dan semua tamu undangan yang hadir. Moment bahagia diiringi senandung romantis pastinya akan menjadikan pesta pernikahanmu lebih berkesan bukan?
Lagu-lagu romantis iniyang bisa jadi referensimu untukdimasukan dalam playlist pada saat pernikahanmu.

  1. From This Moment – Shania Twain.
  1. Beautiful in White – Shane Filan.
  1. I Finally Found Someone – Brian Adams & Barbra Streisand.
  1. A Thousand Years – Christina Perri.
  1. Endless Love – Diana Ross & Lionel Richie.
  1. A Whole New World – Peabo Bryson & Regina Belle.
  1. Tonight I Celebrate My Love – Peabo Bryson & Roberta Flach.
  1. Eternal Flames – The Bangles.
  1. I Don’t Wanna Miss A Thing – Aerosmith.
  1. I’m Yours – Jason Mraz.
  1. The Way You Look At Me – Christian Bautista.
  1. My Everything – Michael Buble.
  1. Marry Me – Train.
  1. Can’t Help Falling In Love – Elvis Presley.
  1. Everything I Do (I Do It For You) – Brian Adams.
  1. Because Of You – Keith Martin.
  1. All Of Me – John Legend.
  1. How Do I Live – Le Ann Rimes.
  1. Marry You – Bruno Mars.
  1. Thinking Out Loud –Ed Sheeran.
  1. Just The Way You Are – Billy Joel.
  1. Kasih Putih – Glenn Fredly./li>
  1. Janji Suci – Yovie & Nuno.
  1. Masih – Ada Band.
  1. Akad – Payung Teduh.

6 Alasan Kenapa Kamu Tidak Perlu Pacaran, Lebih Baik Menikah

inilah-tips-sukses-agar-pernikahan-tetap-harmonis

6 Alasan Kenapa Kamu Nggak Perlu Pacaran, Lebih Baik Menikah

Banyak pasangan yang menunda untuk naik pelaminan, sekalipun pacarannya sudah tahunan. Belum lagi kemana-mana selalu berdua, keluarga sudah saling mengenal, susah senang pun dijalani sama-sama. Dan kalau ditanya kenapa, akan ada serentetan jawaban yang dijadikan alasan, entah belum punya modal, bahkan belum merasa siap.
Padahal dengan menikah, kalian sudah tidak perlu lagi berpisah seusai pulang nonton film di bioskop. Kalian justru kembali dengan tujuan yang sama. Coba dipikirkan lagi, apa itu kurang menyenangkan? Di luar hal sepele tadi, ada banyak alasan lain supaya kamu dan dia menyegerakan menikah daripada kelamaan pacaran. Kira-kira seperti ini alasannya!

Tips di bawah ini dapat membantu kamu mempersiapkan dana pernikahan secara terencana dan sesuai kebutuhan.

  1. Klise sih, tapi menghindari zina harusnya jadi salah satu alasan kuat kenapa kamu tidak perlu lama-lama pacaran.
    Alasan agar terhindari dari zina dan juga perbuatan maksiat ini yang sering sekali kamu dengar dari orangtua, om, tante, atau orang-orang yang memang agamanya cukup kuat. Alasan yang klise, tapi tak bisa dipungkiri hubungan lawan jenis yang sudah terjalin lama diam-diam akan jadi bumerang tersendiri untuk kalian kalau tak berhati-hati.
    Toh sebenarnya kamu sendiri paham, kadang nafsu dan pikiran suka punya kendali yang berseberangan. Jadi, daripada melakukan hal yang tidak-tidak, bukankah lebih baik kalian jadi pasangan halal? Yang katanya mau ngapain saja juga terserah. Karena memang sudah sah di mata hukum serta agama.
  2. Pacaran lama buat apa kalau tidak untuk diseriusi. Jadi, tunggu apa lagi ?.
    Belum yakin dengan pasangan yang sekarang jadi alasan yang mengada-ngada saat kamu dan dia nyatanya sudah lama menjalin hubungan. Sederhananya untuk apa pacaran bertahun-tahun kalau belum juga merasa klik dan belum ada niatan untuk serius? Bukankah semua jadi sia-sia, mulai dari tenaga, pikiran, waktu bahkan materi. Sementara membawa hubungan ke dalam ikatan pernikahan jelas punya kebaikan tersendiri untuk kalian berdua.
  3. Usia reproduksi cewek jadi hal yang perlu dipertimbangkan untuk tidak lagi menunda-nunda pernikahan.
    Usia 20-an jadi masa keemasan untuk seorang perempuan dalam hal reproduksi, alias sedang subur-suburnya. Sementara semakin bertambahnya usia, kemampuan reproduksi cewekpun semakin berkurang. Ingat saja soal menopause pada wanita, yang urusan usia kadang setiap orangnya berbeda dan kadang ada juga yang mengalami kasus menopause dini.
    Jadi dari persoalan tadi, sudah seharusnya kalian segera membuat keputusan untuk segera menikah atau menunda tapi harus siap dengan segala konsekuensinya. Jangan sampai belum lama menikah, tapi kok tiba-tiba sudah menopause? Jangan sampai seperti itu ya..
  4. Jika menikah sekarang, bayangkan 20 tahun lagi saat anakmu kuliah, kamu masih kuat secara fisik dan juga finansial.
    Jangan masa sekarang saja yang kamu pikirkan. Tapi, persiapkan juga masa yang akan datang. Jika kamu berani untuk menikah sekarang, bayangkan 20 tahun lagi saat anakmu kuliah kamu masih kuat secara fisik dan juga finansial. Bukankah ini salah satu keuntungan yang juga perlu jadi pertimbangan? Bukankah kamu juga ingin bisa menemani anakmu hingga sukses, menikah, punya keluarga sendiri dan pastinya melihat generasimu yang selanjutnya ?.
  5. Susah senang bersama saat pacaran mungkin bisa saja, tapi bukankah akan lebih indah jika kalian merasakannya dalam pernikahan ?.
    Pacaran dalam hitungan tahun sudah pasti sudah banyak susah dan senangnya. Seperti melewati masa kuliah dan skripsi bersama-sama, sampai akhirnya kini sudah punya karir yang cukup baik. Apakah semua pengalaman itu masih kurang?
    Toh kalau kalian memang sama-sama cinta, bukankah belum 100 persen mapan atau belum punya banyak modal tak perlu terus jadi alasan. Setidaknya menikah di kondisi yang masih belum mapan bisa membuat kamu dan dia merasakan berjuang bersama yang lebih mengharukan lagi. Karena susah senang bersama selama pacaran memang masih jadi hal yang biasa saja.
  6. Jadikan niatan menikah ini kabar yang membahagiakan untuk Orang Tua.
    Jadikan pilihan menikah dengan pacarmu ini kabar yang membahagiakan ayah dan ibumu. Biarpun melepas putri atau anak laki-lakinya untuk berumah tangga itu cukup sulit, tetap saja keberanianmu mengambil keputusan bagian dari kebanggan mereka. Setidaknya ada perasaan lega, karena akhirnya hubungan kalian ini menjadi kepastian pertama masa depanmu.
    Menikah memang tak mudah. Bukan berarti tak ada rintangan yang akan dihadapi. Tapi, melewatinya bersama tentu akan lebih ringan. Saling mendoakan, saling menguatkan, dan saling mendukung satu sama lain jadi kunci bahwa pada akhirnya terlalu lama pacaran justru hanya akan menjadi sia-sia.

Itulah tadi tips singkat membangun pernikahan agar tetap harmonis dengan pasanganmu. Temukan juga berbagai tips menarik lainnya seputar pernikahan dan persiapannya hanya di gedungperkawinan.com

Semoga bermanfaat..

 

Source :http://www.hipwee.com/hubungan/%E2%81%A0%E2%81%A0%E2%81%A06-alasan-kenapa-kamu-dan-dia-lebih-baik-segera-menikah-daripada-kelamaan- pacaran/?ref=artikel_menarik

Inilah Tips Sukses Mempersiapkan Pernikahan Hanya Dalam 3 Bulan

inilah-tips-sukses-mempersiapkan-pernikahan-hanya-dalam-3-bulan

Setidaknya, ada dua tipe pasangan ketika melakukan persiapan pernikahan. Pertama, mereka yang sudah mempersiapkan segalanya jauh hari sebelum tanggal resepsi pernikahan. Atau yang kedua, pasangan yang justru tidak memiliki banyak waktu untuk membuat persiapan sebuah resepsi yang sempurna.

Jika Anda dan pasangan masuk kedalam kategori yang kedua, tak perlu panik. Memiliki waktu yang minim untuk melakukan persiapan pernikahan, bukan berate nantinya resepsi Anda akan berantakan dan jauh dari kesan sempurna. Justru kali ini, SMESCO akan membagikan beberapa langkah singkat untuk menciptakan sebuah pesta pernikahan yang lancar dengan persiapan yang matang, hanya dalam waktu 3 bulan menjelang resepsi pernikahan!. Apa-apa saja langkah tersebut? Mari kita simak selengkapnya berikut ini :

3 Bulan Menjelang Pernikahan

Seperti yang lainnya, bulan pertama memasuki musim persiapan menjelang pernikahan menjadi bulan yang tersibuk bagi Anda dan pasangan. Dan di 3 bulan menjelang pernikahan ini, Anda harus melakukan semua persiapan awal secara menyeluruh seperti menyamakan persepsi dan konsep, serta menghitung budget.

Menyamakan persepsi antara keluarga bukanlah hal yang mudah. Jadi dalam hal ini Anda dituntut untuk bijak dalam menentukan sikap, yang tentunya sesuai dengan budget yang dimiliki, Apakah Anda dan pasangan menginginkan pesta yang mewah, ataupun pesta sederhana yang hanya mengundang orang-orang terdekat. Jumlah para tamu undangan juga harus menjadi perhatian khusus agar tidak terjadi miss komunikasi, dan para tamu undangan tidak mendapatkan pelayanan yang layak di acara resepsi nanti.

Jika semua persepsi telah disamakan, dan budget juga telah ditentukan, maka langkah penting selanjutnya adalah mencari tanggal dan hari baik, serta pemilihan gedung acara resepsi nantinya. Mencari gedung pernikahan juga bukan hal yang mudah. Anda harus mencari lokasi yang dekat dengan semua tamu undangan Anda, tanggal yang kosong dan bisa digunakan, serta harga yang pas.

BRP SMESCO bisa menjadi salah satu pilhan tepat Anda dan pasangan untuk menggelar acara resepsi. Dengan akses yang mudah dicapai, dari berbagai daerah membuat gedung pernikahan SMESCO menjadi pilihan tepat bagi Anda.

Jadi kesimpulannya, di 3 bulan menjelang acara pernikahan Anda akan menghabiskan sekitar

  • 40 persen untuk catering,
  • 20 persen untuk dekorasi,
  • 8 persen untuk gedung, pakaian, hingga fotografi,
  • Serta 5 persen sisanya untuk urusan souvenir, undangan, hingga biaya yang tak terduga.

2 Bulan Menjelang Pernikahan

Di dua bulan menjelang pernikahan ini, Anda dan pasangan sudah harus memilih dan menentukan berbagai vendor yang akan terlibat. Entah itu untuk urusan katering, dekorasi, hingga fotografi semuanya sudah harus Anda pilih.

Selain gedung pernikahan, di BRB SMESCO juga menyediakan berbagai vendor untuk kebutuhan resepsi pernikahan Anda dalam satu paket. Dengan cara ini, Anda justru akan memiliki banyak waktu dan budget yang lebih hemat, bila dibandingkan mencari vendor secara satu persatu.

Selain mencari vendor, di dua bulan menjelang pernikahan ini Anda juga sudah harus mencetak undangan. Untuk selanjutnya akan di revisi dan ditentukan desain yang sebaik mungkin agar dapat disebar di sebulan akhir menjelang pernikahan.

1 Bulan Menjelang Pernikahan

Di bulan terakhir menjelang pernikahan, seharusnya Anda sudah sedikit lebih santai dan lebih fokus terhadap diri sendiri. Namun dibulan ini, Anda tetap harus memperhatikan progress serta perjalanan dari konsep pernikahan yang Anda inginkan.

Cobalah untuk membuat pertemuan singkat dengan semua vendor yang Anda gunakan untuk sama sama mencari tahu sudah sampai mana progress yang dilakukan. Kesimpulannya, di bulan terakhir ini Anda hanya perlu melakukan kroscek terhadap semua persiapan Anda.

Itulah tadi artikel singkat mengenai  langkah mudah mempersiapkan pernikahan hanya dalam waktu 3 bulan. Temukan juga berbagai tips menarik lainnya seputar pernikahan dan persiapannya hanya di gedungperkawinan.com.

Semoga bermanfaat..