Ingin Menikah Namun Dana Terbatas? Perhatikan Dulu 8 Hal ini

Pernikahan akan selalu identik dengan lokasi pelaksanaan resepsi pernikahan tersebut. Apabila diselenggarakan di hotel, maka akan memerlukan budget yang cukup besar. Namun, bila anda ingin menikah dan diselenggarakan di rumah atau gedung, maka budget-nya akan lebih murah dibandingkan di hotel.

Pernikahan tersebut juga tergantung dari dana yang disiapkan oleh kedua calon pengantin, yang umumnya memang membutuhkan budget yang tinggi.

Saat keadaan keuangan masih belum maksimal, terkadang orang bisa menunda pernikahanya, hanya karena ingin melangsungkan pernikahan yang cukup mewah. Padahal, pernikahan tetap dapat dilangsungkan walaupun dengan budget yang sederhana.

Mempersiapkan dana untuk pernikahan, idealnya 2 hingga 3 tahun sebelumnya. Sebaiknya persiapkan konsepnya terlebih dulu, siapa tahu pernikahan yang low budget bisa anda lakukan.

Berikut ini ada beberapa tips untuk mempersiapkan pernikahan yang sederhana dan low budget:

  1. Masalah Tempat

Tempat adalah faktor yang penting yang harus dipikirkan sebelum terjadi sebuah pernikahan. Jika memang memiliki budget yang terbatas, sebaiknya memilih tempat tinggal untuk melangsungkan resepsi pernikahan tersebut.

Selain lebih murah, tidak ada persyaratan tertentu yang diwajibkan untuk bisa menempatinya. Atau saran kami kamu dapat melangsungkan pernikahan bersama sang pasangan di venue-venue yang dimiliki oleh BRP Ballroom Group. Venue yang dikelola oleh BRP Ballroom Group diantaranya Ballroom Graha Nandhika Gedung Graha Sucofindo Jl. Raya Pasar Minggu – Jakarta Selatan, Ballroom Smesco Nareswara lt 4 Gedung Smesco Tower Jl. Jenderal Gatot Subroto – Jakarta Selatan, Smesco Convention Hall lt 1 Jl. Jenderal Gatot Subroto – Jakarta Selatan dan Sovereign Plaza lt 15 Jl. TB Simatupang No.36, Cilandak Barat, Cilandak, Kota Jakarta Selatan.Selain beragam venue yang disediakan oleh BRP Ballroom Group adapula tambahan yang diberikan oleh BRP yakni promo wedding package serta layanan lengkap seperti tersedianya wedding organizer berpengalaman dalam satu package wedding tersebut.

  1. Para Tamu

Sebisa mungkin, buatlah daftar tamu tertentu yang memang secara pasti akan diundang. Utamakan untuk mengundang tamu yang cukup dekat dengan calon mempelai dan keluarga besarnya.

Kemudian lakukan perhitungan undangan dan juga biaya katering

  1. Katering dan Tenda Pernikahan

Pernikahan juga memerlukan adanya jasa katering dan tenda pernikahan. Untuk hal ini, Anda bisa meminta bantuan kepada teman yang mungkin ahli memasak atau juga memiliki usaha catering dan penyewaan peralatan makan serta tenda untuk pernikahan.

Siapa tahu, Anda bisa mendapat diskon yang besar karena menggunakan jasa kateringnya. Jika budget yang ada benar-benar terbatas, Anda bisa berkreasi dengan menggunakan peralatan seadanya, namun dibuat menarik agar tercipta suasana pernikahan seperti umumnya.

  1. Acara

Sebaiknya, gabungkan prosesi akad nikah dengan resepsi dalam satu hari. Hal ini dilakukan untuk menghemat uang Anda dari sisi tata rias dan juga katering. Adanya acara adat yang berlangsung umumnya, sebenarnya bisa diminimalisir atau dihilangkan jika memang anggaran terbatas.

  1. Undangan dan Souvenir

Saat ini ada berbagai macam jenis kartu undangan yang menarik namun sederhana. Anda bisa memilih jenis kartu undangan seperti itu, mengingat kartu undangan hanya digunakan sekali saja.

Kemudian tentang souvenir pernikahan, pilih jenis souvenir yang bermanfaat dan harganya terjangkau. Anda bisa membelinya di tempat grosir souvenir khusus pernikahan.

  1. Baju Pengantin, Mahar dan Hantaran

Hindari membuat dan menjahit sendiri baju pengantin anda, jika memang budget yang dimiliki sangat terbatas. Pakaian pengantin hanya digunakan sekali saja, sebaiknya manfaatkan jasa sewa pakaian pengantin di sekitar lingkungan tempat tinggal.

Jika sewa tersebut juga memberikan paket rias pengantin, maka ini akan jauh lebih hemat dibandingkan memesan jasa make up tersendiri. Soal mahar dan hantaran, sebaiknya dibicarakan dengan pihak keluarga terkait.

Idealnya mahar berupa emas, alat solat dan uang tunai yang dibayar secara tunai juga. Untuk hantaran, sebaiknya berupa barang-barang yang diperlukan pengantin wanita saja.

  1. Panitia

Anda bisa meminta teman–teman untuk ikut berpartisipasi dalam pernikahan ini, menjadi pengatur acara pernikahan Anda. Teman yang memiliki hobi fotografi mungkin bisa membantu untuk masalah foto dan video pernikahan. Sementara yang lainya juga memegang tugas masing-masing untuk melancarkan acara pernikahan tersebut.

  1. Hiburan

Coba untuk mencari jenis hiburan yang simpel namun tetap berkelas. Siapkan alat musik sederhana seperti gitar atau keyboard dan biarkan teman-teman atau tamu Anda berpartisipasi untuk meramaikan acara pernikahan tersebut. Tidak usah menyewa alat band yang hanya akan membuat budget menjadi lebih besar.

Bijaksana Mempersiapkan Budget Pernikahan dan Fokus Setelah Menikah

Bijaksanalah dalam menggunakan budget yang dimiliki untuk melangsungkan pernikahan Anda. Selain itu, sebaiknya Anda juga lebih fokus untuk kehidupan setelah menikah.

Akan ada banyak kebutuhan dan pengeluaran nantinya. Oleh karena itu pandailah dalam mengatur keuangan untuk budget pernikahan Anda.

 

Hindari 5 Kesalahan Ini, Saat Mencetak Undangan

hindarikesalahanini

Pada kebanyakan literature pernikahan, dikatakan bahwa undangan hendaknya dikirim pada waktu delapan hingga enam minggu sebelum pernikahan. Meskipun banyak pasangan yang mengetahui hal tersebut, namun tetap saja ada banyak kesalahan yang terjadi untuk masalah undangan ini. kira-kira apa saja kesalahan tersebut? Berikut BRP SMESCO sudah merangkumnya untuk Anda. Simak berikut ini..

Terlambat melakukan pemesanan

Ini menjadi masalah yang paling sering dijumpai bagi para calon pengantin yang akan menikah, khususnya di Indonesia. Apalagi di era modern sekarang ini, banyak pengantin yang sering melakukan revisi terhadap desain undangan mereka, bahkan hingga 10 kali.

Untuk itu, jika Anda ingin mendapatkan hasil yang maksimal sembari bebas melakukan revisi tersebut, hendaknya Anda juga harus melakukan pemesanan cetak undangan beberapa bulan jauh sebelum acara pernikahan tersebut.

Mencoba membuat undangan sendiri

Meskipun kerajinan tangan atau handmade hasil kreasi sendiri sedang menjadi tren, tapi bukan berarti Anda juga harus menerapkannya pada undangan Anda. Sayangnya, Anda hanya bisa melakukan hal tersebut jika memiliki banyak waktu luang, namun tidak dengan pernikahan yang disibukkan dengan berbagai urusan.

Jika pasangan pengantin tetap memaksa untuk melakukannya, alhasil banyak kesalahan yang akan terjadi, baik pada jenis font yang dipilih, ukuran, hingga berbagai hal yang justru akan membuang banyak waktu Anda.

Kurang memperhatikan detail

Banyak pasangan pengantin yang melewatkan hal ini, padahal di poin ini adalah poin terpenting dari semuanya, untuk itu jangan pernah coba-coba untuk melewatkannya. Cobalah untuk membaca tiap tulisan, pada tiap undangan yang Anda cetak satu persatu.

Perhatikan apakah ada kesalahan tertentu seperti warna, gambar, desain atau yang lainnya. Jadi, jangan hanya memperhatikan ukuran spasi saja, tapi juga setiap bagian dan detail dari undangan tersebut.

Pemilihan undangan yang terlalu tebal

Pemilihan material undangan juga harus menjadi perhatian. Pasalnya tiap ukuran undangan memiliki harga yang berbeda-beda. Cobalah untuk memilih ukuran dan ketebalan undangan yang sesuai dengan kebutuhan Anda dan keluarga besar. Apabila ada banyak keluarga di luar kota yang harus dikirimkan undangan, maka hendaknya pilihlah undangan yang berukuran tipis sehingga mudah untuk dikirimkan.

Sentuhan akhir yang terburu-buru

Desain undangan yang fix, sudah dicetak, dan sudah berada di tangan Anda, maka kini saatnya adalah melakukan sentuhan akhir yaitu memberikan label nama tamu undangan, serta alamat. Ingat! Di momen ini calon pengantin hendaknya jangan terlalu terburu-buru atau tergesa-gesa. Perhatikan semuanya secara teratur, jangan sampai nama atau alamat saling tertukar dengan milik orang lain.

Pastikan juga penyebutan nama dan ejaan benar-benar sempurna, sehingga para tamu undangan benar-benar merasa puas dan terhormat untuk mendatangi acara resepsi pernikahan Anda.

Demikianlah artikel singkat mengenai kesalahan-kesalahan yang sering terjadi ketika mengurusi masalah undangan. Selalu pastikan untuk mempersiapkan segala hal mengenai pernikahan Anda sebaik mungkin.

Jangan lupa juga mengunjungi www.gedungperkawinan.com untuk menemukan berbagai layanan dan jasa profesional tentang pernikahan. Mulai dari lokasi gedung pernikahan, jasa katering, jasa fotografi dan lain sebagainya.

Semoga bermanfaat.

Tips Menentukan Tamu Undangan Pernikahan

6f5e5d998cf0f9d00b21f80c6c39c602

Haloooo para calon pengantin dan pasangan, !. Tanggal resepsi udah ditentuin nih, sekarang satu hal lain yang penting : nentuin undangan!. Nentuin undangan adalah salah satu hal yang bisa bikin pusing dan ribet. Tapi disini, aku bisa kasih tips langkah – langkah menentukan jumlah undangan pernikahan yang mungkin bisa membantu kamu dalam proses ini. Langsung aja yuk kita simak tips menentukan tamu undangan pernikahan!

 

  1. Buat Presentase Undangan

salah satu yang mempermudah, adalah dengan membuat presentase undangan. Misalnya, 50% undangan untuk tamu kamu dan pasangan, 25% untuk tamu keluarga kamu, 25% lagi untuk tamu keluarga pasangan kamu.

Kalau pernikahan kamu dibiyayai orangtua, yaaa mau – gamau harus sedikit lebih mengalah, kuota sisa dari undangan orangtua baru untuk kamu dan pasangan kamu, hehe.

 

  1. Buat Tingkatan Prioritas Tamu

buat list tingkatan prioritas tamu yang mau kamu undang. Mulai dari keluarga terderkat, teman terdekat, sampai teman yang tidak terlalu dekat. Dengan begini, ketika kuota undangan kamu udah tipis dan ada yang harus kamu cross- off dari list, kamu gaakan terlalu pusing dan merasa gaenak lagi. Kalau masih susah, coba dilihat sejauh satu tahun terakhir aja, siapa aja yang masih in-touch sama kamu selama satu tahun terakhir.

 

  1. Jangan Merasa Bersalah atau Tidak Enak

Tinggalkan rasa bersalah, jangan sampai karena “gak enak” jadi memaksakan undangan. Padahal mungkin kamu udah lost contact, atau emang orang itu sebenarnya gak terlalu deket sama kamu, atau mungkin kamu udah tau pasti orang itu gaakan datang. Pikirkan lebih matang, dan jangan lupa bahwa orang tua, pasanganmu dan mertua mu juga mengundang banyak orang, jadi jangan takut acaramu jadi sepi.

 

  1. Mengantisipasi Hal Diluar Dugaan

Walaupun sudah planning A-Z, jangan lupa tetap sediakan kuota “jaga-jaga” untuk pernikahan kamu. Apalagi untuk catering, selalu lebihkan sedikit dari kuota tamu yang kamu undang, gamau kan pasti ada yang gak kebagian makanan di acara kamu? Jadi jangan lupa yaa selalu sediakan spare undangan dan porsi makanan.

 

 

Nah, itulah 4 Tips yang bisa aku berikan untuk menentukan tamu undangan dalam acara pernikahan kamu. Semoga bermanfaat dan membantu kamu ya, jangan lupa mengunjungi situs http://www.gedungperkawinan.com!