6 Alasan Kenapa Kamu Tidak Perlu Pacaran, Lebih Baik Menikah

inilah-tips-sukses-agar-pernikahan-tetap-harmonis

6 Alasan Kenapa Kamu Nggak Perlu Pacaran, Lebih Baik Menikah

Banyak pasangan yang menunda untuk naik pelaminan, sekalipun pacarannya sudah tahunan. Belum lagi kemana-mana selalu berdua, keluarga sudah saling mengenal, susah senang pun dijalani sama-sama. Dan kalau ditanya kenapa, akan ada serentetan jawaban yang dijadikan alasan, entah belum punya modal, bahkan belum merasa siap.
Padahal dengan menikah, kalian sudah tidak perlu lagi berpisah seusai pulang nonton film di bioskop. Kalian justru kembali dengan tujuan yang sama. Coba dipikirkan lagi, apa itu kurang menyenangkan? Di luar hal sepele tadi, ada banyak alasan lain supaya kamu dan dia menyegerakan menikah daripada kelamaan pacaran. Kira-kira seperti ini alasannya!

Tips di bawah ini dapat membantu kamu mempersiapkan dana pernikahan secara terencana dan sesuai kebutuhan.

  1. Klise sih, tapi menghindari zina harusnya jadi salah satu alasan kuat kenapa kamu tidak perlu lama-lama pacaran.
    Alasan agar terhindari dari zina dan juga perbuatan maksiat ini yang sering sekali kamu dengar dari orangtua, om, tante, atau orang-orang yang memang agamanya cukup kuat. Alasan yang klise, tapi tak bisa dipungkiri hubungan lawan jenis yang sudah terjalin lama diam-diam akan jadi bumerang tersendiri untuk kalian kalau tak berhati-hati.
    Toh sebenarnya kamu sendiri paham, kadang nafsu dan pikiran suka punya kendali yang berseberangan. Jadi, daripada melakukan hal yang tidak-tidak, bukankah lebih baik kalian jadi pasangan halal? Yang katanya mau ngapain saja juga terserah. Karena memang sudah sah di mata hukum serta agama.
  2. Pacaran lama buat apa kalau tidak untuk diseriusi. Jadi, tunggu apa lagi ?.
    Belum yakin dengan pasangan yang sekarang jadi alasan yang mengada-ngada saat kamu dan dia nyatanya sudah lama menjalin hubungan. Sederhananya untuk apa pacaran bertahun-tahun kalau belum juga merasa klik dan belum ada niatan untuk serius? Bukankah semua jadi sia-sia, mulai dari tenaga, pikiran, waktu bahkan materi. Sementara membawa hubungan ke dalam ikatan pernikahan jelas punya kebaikan tersendiri untuk kalian berdua.
  3. Usia reproduksi cewek jadi hal yang perlu dipertimbangkan untuk tidak lagi menunda-nunda pernikahan.
    Usia 20-an jadi masa keemasan untuk seorang perempuan dalam hal reproduksi, alias sedang subur-suburnya. Sementara semakin bertambahnya usia, kemampuan reproduksi cewekpun semakin berkurang. Ingat saja soal menopause pada wanita, yang urusan usia kadang setiap orangnya berbeda dan kadang ada juga yang mengalami kasus menopause dini.
    Jadi dari persoalan tadi, sudah seharusnya kalian segera membuat keputusan untuk segera menikah atau menunda tapi harus siap dengan segala konsekuensinya. Jangan sampai belum lama menikah, tapi kok tiba-tiba sudah menopause? Jangan sampai seperti itu ya..
  4. Jika menikah sekarang, bayangkan 20 tahun lagi saat anakmu kuliah, kamu masih kuat secara fisik dan juga finansial.
    Jangan masa sekarang saja yang kamu pikirkan. Tapi, persiapkan juga masa yang akan datang. Jika kamu berani untuk menikah sekarang, bayangkan 20 tahun lagi saat anakmu kuliah kamu masih kuat secara fisik dan juga finansial. Bukankah ini salah satu keuntungan yang juga perlu jadi pertimbangan? Bukankah kamu juga ingin bisa menemani anakmu hingga sukses, menikah, punya keluarga sendiri dan pastinya melihat generasimu yang selanjutnya ?.
  5. Susah senang bersama saat pacaran mungkin bisa saja, tapi bukankah akan lebih indah jika kalian merasakannya dalam pernikahan ?.
    Pacaran dalam hitungan tahun sudah pasti sudah banyak susah dan senangnya. Seperti melewati masa kuliah dan skripsi bersama-sama, sampai akhirnya kini sudah punya karir yang cukup baik. Apakah semua pengalaman itu masih kurang?
    Toh kalau kalian memang sama-sama cinta, bukankah belum 100 persen mapan atau belum punya banyak modal tak perlu terus jadi alasan. Setidaknya menikah di kondisi yang masih belum mapan bisa membuat kamu dan dia merasakan berjuang bersama yang lebih mengharukan lagi. Karena susah senang bersama selama pacaran memang masih jadi hal yang biasa saja.
  6. Jadikan niatan menikah ini kabar yang membahagiakan untuk Orang Tua.
    Jadikan pilihan menikah dengan pacarmu ini kabar yang membahagiakan ayah dan ibumu. Biarpun melepas putri atau anak laki-lakinya untuk berumah tangga itu cukup sulit, tetap saja keberanianmu mengambil keputusan bagian dari kebanggan mereka. Setidaknya ada perasaan lega, karena akhirnya hubungan kalian ini menjadi kepastian pertama masa depanmu.
    Menikah memang tak mudah. Bukan berarti tak ada rintangan yang akan dihadapi. Tapi, melewatinya bersama tentu akan lebih ringan. Saling mendoakan, saling menguatkan, dan saling mendukung satu sama lain jadi kunci bahwa pada akhirnya terlalu lama pacaran justru hanya akan menjadi sia-sia.

Itulah tadi tips singkat membangun pernikahan agar tetap harmonis dengan pasanganmu. Temukan juga berbagai tips menarik lainnya seputar pernikahan dan persiapannya hanya di gedungperkawinan.com

Semoga bermanfaat..

 

Source :http://www.hipwee.com/hubungan/%E2%81%A0%E2%81%A0%E2%81%A06-alasan-kenapa-kamu-dan-dia-lebih-baik-segera-menikah-daripada-kelamaan- pacaran/?ref=artikel_menarik

Tips Mengumpulkan Dana Pernikahan

inilah-tips-sukses-agar-pernikahan-tetap-harmonis

Dear calon pengantin.. berbagai rencana tentu telah hadir di benakmu terkait dengan momen bahagia tersebut. Sangat wajar bila hal tersebut kamu alami, hampir semua orang yang akan melangsungkan pernikahan akan merasakan hal yang sama. Semua orang menginginkan momen pernikahan mereka yang diharapkan sekali seumur hidup itu menjadi sebuah kenangan yang sangat istimewa, kamu juga, bukan?

Mempersiapkan pernikahan memang akan membuat orang begitu bersemangat. Sering kali mereka menginginkan segala sesuatunya berbeda dengan pernikahan orang lain yang pernah mereka hadiri. Tak jarang kamu akan menemukan berbagai konsep pernikahan yang unik dan menarik. Dan berkesan bagi para undangan. Pesta dan berbagai ritual lainnya di dalam pernikahan tentu membutuhkan sejumlah dana yang cukup besar. Untuk itu, semuanya perlu dipersiapkan dan diperhitungkan dengan sangat matang.

Mempersiapkan Dana Sejak Dini
Total dana untuk mewujudkan pernikahan impian tentunya akan sangat relatif, tergantung apa dan bagaimana acara pernikahan dilaksanakan. Mengingat pernikahan yang akan kamu gelar nanti bisa saja membutuhkan sejumlah dana yang cukup besar. Tentu akan sangat tepat kalau kamu dan pasangan telah mempersiapkan hal ini sejak awal agar semua rencana pernikahan dapat terlaksana dengan baik dan lancar sesuai ekspektasi.

Mempersiapkan dana pernikahan sejak awal merupakan langkah yang paling tepat buat kamu dan pasangan walaupun pesta pernikahan akan digelar secara sederhana. Sejumlah kebutuhan pada masa awal pernikahan nanti sudah harus diketahui dan diperhitungkan. Ini perlu agar kamu tidak memiliki sejumlah hutang setelah pernikahan. Akan sangat baik bila kondisi keuangan dalam posisi yang stabil supaya kamu tidak perlu sampai berhutang. Dengan begitu, kamu dan pasangan akan leluasa untuk merencanakan dan menyusun anggaran.

Tips di bawah ini dapat membantu kamu mempersiapkan dana pernikahan secara terencana dan sesuai kebutuhan.

  1. Terbukalah Satu Sama Lain Soal Kondisi Keuangan.
    Penting buat kamu dan pasangan untuk saling terbuka soal kondisi keuangan masing-masing. Cobalah untuk memberanikan diri untuk berkata sejujur-jujurnya. Kesampingkan dulu rasa malu dan gengsi sebab tahap ini akan menjadi langkah yang menentukan bagi Kamu dan pasangan dalam mempersiapkan dana pernikahan.
    Pastikan Kamu dan pasangan telah memperhitungkan biaya-biaya pernikahan yang mesti ditanggung nantinya. Perhitungkan juga sumber pendanaan yang mungkin digunakan untuk membiayai pernikahan semisal deposito. Dan jangan melupakan hutang yang Kamu dan pasangan miliki.
  2. Lunasi Hutang yang Ada Terlebih Dahulu.
    Kalau kamu dan pasangan ternyata memiliki hutang, pastikan hutang tersebut dilunasi terlebih dahulu. Siapa pun tidak menginginkan hutang tersebut terbawa-bawa setelah menikah nanti, termasuk kamu kan? Karena itu, untuk yang satu ini, jangan ditunda-tunda untuk dilakukan. Tidak perlu melunasinya sekaligus sebab bisa saja malah mengganggu keuangan secara keseluruhan. Kamu dan pasangan dapat melakukan pencicilan secara bertahap. Yang penting hutang dapat lunas sebelum kamu dan pasangan menikah nanti.
  3. Susun Anggaran dengan Memprioritaskan Kebutuhan.
    Langkah selanjutnya adalah menyusun anggaran pernikahan. Kamu dan pasangan perlu menyisihkan sebagian penghasilan bulanan/gaji agar kebutuhan kamu untuk pernikahan dapat terpenuhi. Lakukan hal ini atas keputusan bersama sebagai komitmen kamu dan pasangan. Perhitungkan dengan cermat besaran gaji (persentase) yang akan ditabung setiap bulannya. Pastinya kamu dan pasangan tidak mau kalau kebutuhan lain dikorbankan karena salah perhitungan demi bisa memenuhi biaya pernikahan.
  4. Buka Rekening Bersama untuk Pernikahan.
    Kalau kamu dan pasangan telah sepakat untuk mulai menabung biaya pernikahan, akan sangat tepat untuk membuka rekening bersama demi tercapainya tujuan tersebut. Rekening bersama semisal tabungan berjangka akan memudahkan kamu dalam menabung dan mengumpulkan dana pernikahan. Sebab rekening ini akan dipergunakan secara khusus hanya untuk pernikahan dan tidak ada dana lain yang dicampuradukkan di dalam rekening bersama ini. Langkah selanjutnya, kamu dan pasangan membuat perhitungan kapan kira-kira dana pernikahan ini ingin dicapai.
  5. Mulailah Berhemat.
    Menyisihkan dana untuk pernikahan setiap bulannya yang bisa mencapai 20-30% dari total penghasilan, sudah pasti akan membawa perubahan di dalam keuangan kamu dan pasangan. Beberapa pos pengeluaran mungkin harus dirampingkan karena tabungan ini boleh jadi lebih besar dari kamu dan pasangan duga. Perampingan ini tak lain adalah cara untuk mulai berhemat demi tercapainya dana pernikahan sesuai waktu yang direncakanan sebelumnya.
    Lakukan dengan tepat dan jangan sampai kegiatan penghematan yang kamu lakukan justru mengganggu berbagai pos lainnya di dalam keuangan. Beberapa pos pengeluaran yang fleksibel/tidak harus adalah bagian yang paling tepat untuk diberhentikan sementara waktu.
  6. Manfaatkan Investasi.
    Meski baru merencanakan pernikahan, tidak ada salahnya kamu dan pasangan sudah mulai melakukan investasi. Hal ini bahkan dapat dipilih sebagai wadah penyimpanan bagi sejumlah dana pernikahan yang sedang kamu dan pasangan siapkan saat ini. Namun dalam kondisi seperti ini, jangan melakukan investasi pada berbagai instrumen yang mengandung risiko yang tinggi, terutama jika yang kamu investasikan adalah sejumlah dana pernikahanmu yang beberapa waktu yang akan datang tentu digunakan. Investasikan uang pada sejumlah instrumen yang tepat agar apa yang kamu dan pasangan inginkan tercapai.
  7. Ubah Kebiasaan yang Cenderung Boros.
    Setiap orang pasti akan mengalami situasi dimana cenderung memboroskan uang untuk hal yang tidak terlalu penting. Contohnya, pergi ke pusat perbelanjaan dan melihat ada diskon harga untuk sepatu. Padahal, sepatu yang digunakan masih dalam kondisi baik dan layak. Mulailah menghentikan atau setidaknya mengurangi perilaku tersebut yang sudah pasti terlihat boros. Ini perlu supaya niat kamu untuk mempersiapkan dana pernikahan dapat tercapai dengan segera.

Itulah tadi tips singkat membangun pernikahan agar tetap harmonis dengan pasanganmu. Temukan juga berbagai tips menarik lainnya seputar pernikahan dan persiapannya hanya di gedungperkawinan.com

Semoga bermanfaat..

Ingin Pernikahan Tetap Harmonis ? Ini Tipsnya

inilah-tips-sukses-agar-pernikahan-tetap-harmonis

Membangun pernikahan yang tetap harmonis ternyata sesederhana ini lhoo.. Berikut kiatnya yang bisa dipraktikkan.

Saat ini, banyak pasangan suami istri yang mengeluh hubungan pernikahan semakin membosankan seiring dengan bertambahnya usia pernikahan mereka, demikian ujar Terri L. Orbuch, Ph.D., konsultan pernikahan dan penulis buku 5 Simpel Steps to Take Your Marriage from Good to Great. Padahal untuk membuat pernikahan tetap meletupkan api cinta dan selalu mesra, tidak memerlukan cara yang sulit. Berikut tips dari Terri L. Orbuch, Ph.D yang bisa kamu terapkan dalam keseharian sebagai pasangan suami istri.

Memahami Kebutuhan Satu Sama Lain

Dari banyak kasus yang ditangani oleh Terri L. Orbuch, Ph.D, alasan pasangan mengakhiri pernikahan mereka karena merasa satu sama lain tidak lagi memahami kebutuhan masing-masing pasangan. Harapan dan keinginan sang istri tak lagi diketahui oleh si suami, begitu pula sebaliknya.

Pada banyak kasus, pasangan suami istri enggan untuk menyampaikan pendapat atau pemikiran yang ada di benak mereka. Komunikasi yang tidak terbuka satu sama lain membuat pasangan kecewa karena menerima kenyataan bahwa harapan tidak sesuai kenyataan yang diinginkan. Karena itu, Terri L. Orbuch, Ph.D, menyarankan agar suami istri bisa memahami kebutuhan satu sama lain. Salah satu cara, jangan sungkan untuk bertanya dan memberitahu segala hal yang kamu inginkan dari suamimu.

Menunjukkan Cinta Dengan Nyata

Menurut Terri L. Orbuch, Ph.D, perbedaan sikap pria dan wanita menunjukkan rasa cinta dan sayang seringkali menjadi pemicu pertengkaran dalam hubungan rumah tangga. Pasangan suami istri yang bisa menunjukkan cinta dengan aksi nyata ternyata bisa membuat pernikahan lebih bahagia. Hubungan yang membosankan seringkali terjadi karena pasangan jarang melontarkan pujian. Padahal pujian sekecil apapun yang terlontar dari pasangan bisa membuat hati senang.

Jadi mulailah untuk melontarkan pujian kecil saat melihat suami memakai T-shirt barunya. Percayalah, suami akan bahagia mendapatkan pujian dari istri tercinta meski seringkali tidak ditunjukkan dengan ekspresi yang berlebihan. Tetapi pelukan atau kecupan di kening sudah bisa membuat cintamu berdua akan terus meletup-letup selama pernikahan.

Meluangkan Waktu Untuk Kencan.

Sudah lama tidak kencan? Ternyata meluangkan waktu khusus untuk kencan dengan pasangan bisa kembali membuat hubungan semakin harmonis. Tidak perlu setiap minggu kok, kamu bisa meluangkan waktu bersama suami, misal satu bulan sekali untuk kencan.

Kamu bisa nonton bioskop, menikmati makan malam atau hanya menghabiskan waktu di rumah sambil menonton DVD favorit tanpa diganggu anak. Saran untukmu, selama berkencan jangan membicarakan hal seputar anak dan pekerjaan. Kamu bisa kembali mengingat masa-masa pacaran atau bercerita tentang impian kalian berdua di masa yang akan datang.

Menanamkan Hal Positif.

Menanamkan aura positif dalam menjalankan hubungan rumah tangga adalah hal yang penting bagi suami istri untuk tetap menjaga keharmonisan. Hal ini diungkapkan oleh Terri L. Orbuch, Ph.D, bahwa untuk membuat hubungan pernikahan tidak menjadi hal yang menjemukan adalah dengan memberikan energi positif kepada pasangan.

Cara mudah, berhentilah untuk mengeluh tentang sisi negatif dari pasangan. Tetapi berusahalah menemukan hal positif dari pasangan dan belajar untuk menghargai setiap kelebihan dan kekurangan pasangan. Sebab, dengan membentuk sisi positif dari sebuah hubungan akan membuatmu lebih bahagia.

Jangan lupa juga mengunjungi www.gedungperkawinan.com untuk menemukan berbagai layanan dan jasa profesional tentang pernikahan. Mulai dari lokasi gedung pernikahan, jasa katering, jasa fotografi dan lain sebagainya.

Itulah tadi tips singkat membangun pernikahan agar tetap harmonis dengan pasanganmu. Temukan juga berbagai tips menarik lainnya seputar pernikahan dan persiapannya hanya di gedungperkawinan.com

Semoga bermanfaat..

Source : https://family.fimela.com/dunia-ibu/inspiring-story/4-cara-simpel-membuat-pernikahan-tetap-harmonis-130906t-page1.html

Ingin Menikah Namun Dana Terbatas? Perhatikan Dulu 8 Hal ini

Pernikahan akan selalu identik dengan lokasi pelaksanaan resepsi pernikahan tersebut. Apabila diselenggarakan di hotel, maka akan memerlukan budget yang cukup besar. Namun, bila anda ingin menikah dan diselenggarakan di rumah atau gedung, maka budget-nya akan lebih murah dibandingkan di hotel.

Pernikahan tersebut juga tergantung dari dana yang disiapkan oleh kedua calon pengantin, yang umumnya memang membutuhkan budget yang tinggi.

Saat keadaan keuangan masih belum maksimal, terkadang orang bisa menunda pernikahanya, hanya karena ingin melangsungkan pernikahan yang cukup mewah. Padahal, pernikahan tetap dapat dilangsungkan walaupun dengan budget yang sederhana.

Mempersiapkan dana untuk pernikahan, idealnya 2 hingga 3 tahun sebelumnya. Sebaiknya persiapkan konsepnya terlebih dulu, siapa tahu pernikahan yang low budget bisa anda lakukan.

Berikut ini ada beberapa tips untuk mempersiapkan pernikahan yang sederhana dan low budget:

  1. Masalah Tempat

Tempat adalah faktor yang penting yang harus dipikirkan sebelum terjadi sebuah pernikahan. Jika memang memiliki budget yang terbatas, sebaiknya memilih tempat tinggal untuk melangsungkan resepsi pernikahan tersebut.

Selain lebih murah, tidak ada persyaratan tertentu yang diwajibkan untuk bisa menempatinya. Atau saran kami kamu dapat melangsungkan pernikahan bersama sang pasangan di venue-venue yang dimiliki oleh BRP Ballroom Group. Venue yang dikelola oleh BRP Ballroom Group diantaranya Ballroom Graha Nandhika Gedung Graha Sucofindo Jl. Raya Pasar Minggu – Jakarta Selatan, Ballroom Smesco Nareswara lt 4 Gedung Smesco Tower Jl. Jenderal Gatot Subroto – Jakarta Selatan, Smesco Convention Hall lt 1 Jl. Jenderal Gatot Subroto – Jakarta Selatan dan Sovereign Plaza lt 15 Jl. TB Simatupang No.36, Cilandak Barat, Cilandak, Kota Jakarta Selatan.Selain beragam venue yang disediakan oleh BRP Ballroom Group adapula tambahan yang diberikan oleh BRP yakni promo wedding package serta layanan lengkap seperti tersedianya wedding organizer berpengalaman dalam satu package wedding tersebut.

  1. Para Tamu

Sebisa mungkin, buatlah daftar tamu tertentu yang memang secara pasti akan diundang. Utamakan untuk mengundang tamu yang cukup dekat dengan calon mempelai dan keluarga besarnya.

Kemudian lakukan perhitungan undangan dan juga biaya katering

  1. Katering dan Tenda Pernikahan

Pernikahan juga memerlukan adanya jasa katering dan tenda pernikahan. Untuk hal ini, Anda bisa meminta bantuan kepada teman yang mungkin ahli memasak atau juga memiliki usaha catering dan penyewaan peralatan makan serta tenda untuk pernikahan.

Siapa tahu, Anda bisa mendapat diskon yang besar karena menggunakan jasa kateringnya. Jika budget yang ada benar-benar terbatas, Anda bisa berkreasi dengan menggunakan peralatan seadanya, namun dibuat menarik agar tercipta suasana pernikahan seperti umumnya.

  1. Acara

Sebaiknya, gabungkan prosesi akad nikah dengan resepsi dalam satu hari. Hal ini dilakukan untuk menghemat uang Anda dari sisi tata rias dan juga katering. Adanya acara adat yang berlangsung umumnya, sebenarnya bisa diminimalisir atau dihilangkan jika memang anggaran terbatas.

  1. Undangan dan Souvenir

Saat ini ada berbagai macam jenis kartu undangan yang menarik namun sederhana. Anda bisa memilih jenis kartu undangan seperti itu, mengingat kartu undangan hanya digunakan sekali saja.

Kemudian tentang souvenir pernikahan, pilih jenis souvenir yang bermanfaat dan harganya terjangkau. Anda bisa membelinya di tempat grosir souvenir khusus pernikahan.

  1. Baju Pengantin, Mahar dan Hantaran

Hindari membuat dan menjahit sendiri baju pengantin anda, jika memang budget yang dimiliki sangat terbatas. Pakaian pengantin hanya digunakan sekali saja, sebaiknya manfaatkan jasa sewa pakaian pengantin di sekitar lingkungan tempat tinggal.

Jika sewa tersebut juga memberikan paket rias pengantin, maka ini akan jauh lebih hemat dibandingkan memesan jasa make up tersendiri. Soal mahar dan hantaran, sebaiknya dibicarakan dengan pihak keluarga terkait.

Idealnya mahar berupa emas, alat solat dan uang tunai yang dibayar secara tunai juga. Untuk hantaran, sebaiknya berupa barang-barang yang diperlukan pengantin wanita saja.

  1. Panitia

Anda bisa meminta teman–teman untuk ikut berpartisipasi dalam pernikahan ini, menjadi pengatur acara pernikahan Anda. Teman yang memiliki hobi fotografi mungkin bisa membantu untuk masalah foto dan video pernikahan. Sementara yang lainya juga memegang tugas masing-masing untuk melancarkan acara pernikahan tersebut.

  1. Hiburan

Coba untuk mencari jenis hiburan yang simpel namun tetap berkelas. Siapkan alat musik sederhana seperti gitar atau keyboard dan biarkan teman-teman atau tamu Anda berpartisipasi untuk meramaikan acara pernikahan tersebut. Tidak usah menyewa alat band yang hanya akan membuat budget menjadi lebih besar.

Bijaksana Mempersiapkan Budget Pernikahan dan Fokus Setelah Menikah

Bijaksanalah dalam menggunakan budget yang dimiliki untuk melangsungkan pernikahan Anda. Selain itu, sebaiknya Anda juga lebih fokus untuk kehidupan setelah menikah.

Akan ada banyak kebutuhan dan pengeluaran nantinya. Oleh karena itu pandailah dalam mengatur keuangan untuk budget pernikahan Anda.

 

Hindari 5 Kesalahan Ini, Saat Mencetak Undangan

hindarikesalahanini

Pada kebanyakan literature pernikahan, dikatakan bahwa undangan hendaknya dikirim pada waktu delapan hingga enam minggu sebelum pernikahan. Meskipun banyak pasangan yang mengetahui hal tersebut, namun tetap saja ada banyak kesalahan yang terjadi untuk masalah undangan ini. kira-kira apa saja kesalahan tersebut? Berikut BRP SMESCO sudah merangkumnya untuk Anda. Simak berikut ini..

Terlambat melakukan pemesanan

Ini menjadi masalah yang paling sering dijumpai bagi para calon pengantin yang akan menikah, khususnya di Indonesia. Apalagi di era modern sekarang ini, banyak pengantin yang sering melakukan revisi terhadap desain undangan mereka, bahkan hingga 10 kali.

Untuk itu, jika Anda ingin mendapatkan hasil yang maksimal sembari bebas melakukan revisi tersebut, hendaknya Anda juga harus melakukan pemesanan cetak undangan beberapa bulan jauh sebelum acara pernikahan tersebut.

Mencoba membuat undangan sendiri

Meskipun kerajinan tangan atau handmade hasil kreasi sendiri sedang menjadi tren, tapi bukan berarti Anda juga harus menerapkannya pada undangan Anda. Sayangnya, Anda hanya bisa melakukan hal tersebut jika memiliki banyak waktu luang, namun tidak dengan pernikahan yang disibukkan dengan berbagai urusan.

Jika pasangan pengantin tetap memaksa untuk melakukannya, alhasil banyak kesalahan yang akan terjadi, baik pada jenis font yang dipilih, ukuran, hingga berbagai hal yang justru akan membuang banyak waktu Anda.

Kurang memperhatikan detail

Banyak pasangan pengantin yang melewatkan hal ini, padahal di poin ini adalah poin terpenting dari semuanya, untuk itu jangan pernah coba-coba untuk melewatkannya. Cobalah untuk membaca tiap tulisan, pada tiap undangan yang Anda cetak satu persatu.

Perhatikan apakah ada kesalahan tertentu seperti warna, gambar, desain atau yang lainnya. Jadi, jangan hanya memperhatikan ukuran spasi saja, tapi juga setiap bagian dan detail dari undangan tersebut.

Pemilihan undangan yang terlalu tebal

Pemilihan material undangan juga harus menjadi perhatian. Pasalnya tiap ukuran undangan memiliki harga yang berbeda-beda. Cobalah untuk memilih ukuran dan ketebalan undangan yang sesuai dengan kebutuhan Anda dan keluarga besar. Apabila ada banyak keluarga di luar kota yang harus dikirimkan undangan, maka hendaknya pilihlah undangan yang berukuran tipis sehingga mudah untuk dikirimkan.

Sentuhan akhir yang terburu-buru

Desain undangan yang fix, sudah dicetak, dan sudah berada di tangan Anda, maka kini saatnya adalah melakukan sentuhan akhir yaitu memberikan label nama tamu undangan, serta alamat. Ingat! Di momen ini calon pengantin hendaknya jangan terlalu terburu-buru atau tergesa-gesa. Perhatikan semuanya secara teratur, jangan sampai nama atau alamat saling tertukar dengan milik orang lain.

Pastikan juga penyebutan nama dan ejaan benar-benar sempurna, sehingga para tamu undangan benar-benar merasa puas dan terhormat untuk mendatangi acara resepsi pernikahan Anda.

Demikianlah artikel singkat mengenai kesalahan-kesalahan yang sering terjadi ketika mengurusi masalah undangan. Selalu pastikan untuk mempersiapkan segala hal mengenai pernikahan Anda sebaik mungkin.

Jangan lupa juga mengunjungi www.gedungperkawinan.com untuk menemukan berbagai layanan dan jasa profesional tentang pernikahan. Mulai dari lokasi gedung pernikahan, jasa katering, jasa fotografi dan lain sebagainya.

Semoga bermanfaat.

Tips Menentukan Tamu Undangan Pernikahan

6f5e5d998cf0f9d00b21f80c6c39c602

Haloooo para calon pengantin dan pasangan, !. Tanggal resepsi udah ditentuin nih, sekarang satu hal lain yang penting : nentuin undangan!. Nentuin undangan adalah salah satu hal yang bisa bikin pusing dan ribet. Tapi disini, aku bisa kasih tips langkah – langkah menentukan jumlah undangan pernikahan yang mungkin bisa membantu kamu dalam proses ini. Langsung aja yuk kita simak tips menentukan tamu undangan pernikahan!

 

  1. Buat Presentase Undangan

salah satu yang mempermudah, adalah dengan membuat presentase undangan. Misalnya, 50% undangan untuk tamu kamu dan pasangan, 25% untuk tamu keluarga kamu, 25% lagi untuk tamu keluarga pasangan kamu.

Kalau pernikahan kamu dibiyayai orangtua, yaaa mau – gamau harus sedikit lebih mengalah, kuota sisa dari undangan orangtua baru untuk kamu dan pasangan kamu, hehe.

 

  1. Buat Tingkatan Prioritas Tamu

buat list tingkatan prioritas tamu yang mau kamu undang. Mulai dari keluarga terderkat, teman terdekat, sampai teman yang tidak terlalu dekat. Dengan begini, ketika kuota undangan kamu udah tipis dan ada yang harus kamu cross- off dari list, kamu gaakan terlalu pusing dan merasa gaenak lagi. Kalau masih susah, coba dilihat sejauh satu tahun terakhir aja, siapa aja yang masih in-touch sama kamu selama satu tahun terakhir.

 

  1. Jangan Merasa Bersalah atau Tidak Enak

Tinggalkan rasa bersalah, jangan sampai karena “gak enak” jadi memaksakan undangan. Padahal mungkin kamu udah lost contact, atau emang orang itu sebenarnya gak terlalu deket sama kamu, atau mungkin kamu udah tau pasti orang itu gaakan datang. Pikirkan lebih matang, dan jangan lupa bahwa orang tua, pasanganmu dan mertua mu juga mengundang banyak orang, jadi jangan takut acaramu jadi sepi.

 

  1. Mengantisipasi Hal Diluar Dugaan

Walaupun sudah planning A-Z, jangan lupa tetap sediakan kuota “jaga-jaga” untuk pernikahan kamu. Apalagi untuk catering, selalu lebihkan sedikit dari kuota tamu yang kamu undang, gamau kan pasti ada yang gak kebagian makanan di acara kamu? Jadi jangan lupa yaa selalu sediakan spare undangan dan porsi makanan.

 

 

Nah, itulah 4 Tips yang bisa aku berikan untuk menentukan tamu undangan dalam acara pernikahan kamu. Semoga bermanfaat dan membantu kamu ya, jangan lupa mengunjungi situs http://www.gedungperkawinan.com!