6 Alasan Kenapa Kamu Tidak Perlu Pacaran, Lebih Baik Menikah

inilah-tips-sukses-agar-pernikahan-tetap-harmonis

6 Alasan Kenapa Kamu Nggak Perlu Pacaran, Lebih Baik Menikah

Banyak pasangan yang menunda untuk naik pelaminan, sekalipun pacarannya sudah tahunan. Belum lagi kemana-mana selalu berdua, keluarga sudah saling mengenal, susah senang pun dijalani sama-sama. Dan kalau ditanya kenapa, akan ada serentetan jawaban yang dijadikan alasan, entah belum punya modal, bahkan belum merasa siap.
Padahal dengan menikah, kalian sudah tidak perlu lagi berpisah seusai pulang nonton film di bioskop. Kalian justru kembali dengan tujuan yang sama. Coba dipikirkan lagi, apa itu kurang menyenangkan? Di luar hal sepele tadi, ada banyak alasan lain supaya kamu dan dia menyegerakan menikah daripada kelamaan pacaran. Kira-kira seperti ini alasannya!

Tips di bawah ini dapat membantu kamu mempersiapkan dana pernikahan secara terencana dan sesuai kebutuhan.

  1. Klise sih, tapi menghindari zina harusnya jadi salah satu alasan kuat kenapa kamu tidak perlu lama-lama pacaran.
    Alasan agar terhindari dari zina dan juga perbuatan maksiat ini yang sering sekali kamu dengar dari orangtua, om, tante, atau orang-orang yang memang agamanya cukup kuat. Alasan yang klise, tapi tak bisa dipungkiri hubungan lawan jenis yang sudah terjalin lama diam-diam akan jadi bumerang tersendiri untuk kalian kalau tak berhati-hati.
    Toh sebenarnya kamu sendiri paham, kadang nafsu dan pikiran suka punya kendali yang berseberangan. Jadi, daripada melakukan hal yang tidak-tidak, bukankah lebih baik kalian jadi pasangan halal? Yang katanya mau ngapain saja juga terserah. Karena memang sudah sah di mata hukum serta agama.
  2. Pacaran lama buat apa kalau tidak untuk diseriusi. Jadi, tunggu apa lagi ?.
    Belum yakin dengan pasangan yang sekarang jadi alasan yang mengada-ngada saat kamu dan dia nyatanya sudah lama menjalin hubungan. Sederhananya untuk apa pacaran bertahun-tahun kalau belum juga merasa klik dan belum ada niatan untuk serius? Bukankah semua jadi sia-sia, mulai dari tenaga, pikiran, waktu bahkan materi. Sementara membawa hubungan ke dalam ikatan pernikahan jelas punya kebaikan tersendiri untuk kalian berdua.
  3. Usia reproduksi cewek jadi hal yang perlu dipertimbangkan untuk tidak lagi menunda-nunda pernikahan.
    Usia 20-an jadi masa keemasan untuk seorang perempuan dalam hal reproduksi, alias sedang subur-suburnya. Sementara semakin bertambahnya usia, kemampuan reproduksi cewekpun semakin berkurang. Ingat saja soal menopause pada wanita, yang urusan usia kadang setiap orangnya berbeda dan kadang ada juga yang mengalami kasus menopause dini.
    Jadi dari persoalan tadi, sudah seharusnya kalian segera membuat keputusan untuk segera menikah atau menunda tapi harus siap dengan segala konsekuensinya. Jangan sampai belum lama menikah, tapi kok tiba-tiba sudah menopause? Jangan sampai seperti itu ya..
  4. Jika menikah sekarang, bayangkan 20 tahun lagi saat anakmu kuliah, kamu masih kuat secara fisik dan juga finansial.
    Jangan masa sekarang saja yang kamu pikirkan. Tapi, persiapkan juga masa yang akan datang. Jika kamu berani untuk menikah sekarang, bayangkan 20 tahun lagi saat anakmu kuliah kamu masih kuat secara fisik dan juga finansial. Bukankah ini salah satu keuntungan yang juga perlu jadi pertimbangan? Bukankah kamu juga ingin bisa menemani anakmu hingga sukses, menikah, punya keluarga sendiri dan pastinya melihat generasimu yang selanjutnya ?.
  5. Susah senang bersama saat pacaran mungkin bisa saja, tapi bukankah akan lebih indah jika kalian merasakannya dalam pernikahan ?.
    Pacaran dalam hitungan tahun sudah pasti sudah banyak susah dan senangnya. Seperti melewati masa kuliah dan skripsi bersama-sama, sampai akhirnya kini sudah punya karir yang cukup baik. Apakah semua pengalaman itu masih kurang?
    Toh kalau kalian memang sama-sama cinta, bukankah belum 100 persen mapan atau belum punya banyak modal tak perlu terus jadi alasan. Setidaknya menikah di kondisi yang masih belum mapan bisa membuat kamu dan dia merasakan berjuang bersama yang lebih mengharukan lagi. Karena susah senang bersama selama pacaran memang masih jadi hal yang biasa saja.
  6. Jadikan niatan menikah ini kabar yang membahagiakan untuk Orang Tua.
    Jadikan pilihan menikah dengan pacarmu ini kabar yang membahagiakan ayah dan ibumu. Biarpun melepas putri atau anak laki-lakinya untuk berumah tangga itu cukup sulit, tetap saja keberanianmu mengambil keputusan bagian dari kebanggan mereka. Setidaknya ada perasaan lega, karena akhirnya hubungan kalian ini menjadi kepastian pertama masa depanmu.
    Menikah memang tak mudah. Bukan berarti tak ada rintangan yang akan dihadapi. Tapi, melewatinya bersama tentu akan lebih ringan. Saling mendoakan, saling menguatkan, dan saling mendukung satu sama lain jadi kunci bahwa pada akhirnya terlalu lama pacaran justru hanya akan menjadi sia-sia.

Itulah tadi tips singkat membangun pernikahan agar tetap harmonis dengan pasanganmu. Temukan juga berbagai tips menarik lainnya seputar pernikahan dan persiapannya hanya di gedungperkawinan.com

Semoga bermanfaat..

 

Source :http://www.hipwee.com/hubungan/%E2%81%A0%E2%81%A0%E2%81%A06-alasan-kenapa-kamu-dan-dia-lebih-baik-segera-menikah-daripada-kelamaan- pacaran/?ref=artikel_menarik

Tips Persiapan Pernikahan

img_5508

Sudah tahun 2017 nih, umur udah kepala 2, kepala 3, mau nikah… tapi bingung harus siapin ini-itunya. Sebenernya apa aja sih yang dibutuhkan untuk mempersiapkan pernikahan ?

  1. Calon

Iyalah nikah butuh calon hehe,… boleh pacar, saudara jauh, temen lama? Siapa yang tau kan? Heehee…

  1. Diskusikan Tanggal Pernikahan

Kapan nih rencana pernikahannya ? Bulan, tahun, tanggal, harus sudah disetujui kedua belah pihak agar saat mencari venue dan vendor tahap-tahap lainnya gak bingung. Sebagai info, untuk venue di Jakarta calon pengantin sudah booking gedung – gedung perkawinan satu tahun sebelumnya, bahkan terkadang tanggal perkawinan menyesuaikan dengan tanggal yang available di gedung.

  1. Tentukan Jumlah Tamu Undangan

Nah, ini nih yang gak kalah penting, jumlah tamu undangan, karena hubungan nya dengan kapasitas gedung dan so pasti ngaruh banget dengan budget. Biar gak terlalu ribet dan gak memperbesar pengeluaran, perlu dibuat kategori undangan dan tentukan limit yang mau kamu undang, misalnya : teman dekat, teman kantor, teman sekolah, keluarga besar dan tamu undangan orangtua pastinya.

  1. Tentukan Budget

Budget tentunya sangat penting, perhitungkan budget dan sedikit lebihkan untuk emergency sekitar 10 %. Lebih baik pilih venue yang sudah menyiapkan paket wedding lengkap karena total harga akhirnya pasti jauh lebih murah dibanding kamu milih vendor-vendor terpisah.Disamping itu waktu kamu bakalan efisien banget karena gak perlu ribet hubungi vendor satu-satu secara kalau sudah pake paket wedding pasti vendor-vendor rekanan gedung tersebut tersaring.Contoh paket wedding lengkap bisa cek di www.gedungperkawinan.com

  1. Pilih Venue

Pilih venue yang berada di lokasi strategis, artinya mudah di akses baik oleh pihak keluarga maupun tamu undangan. Jumlah kapasitas parkiran & ketersedian ruang rias juga harus dipertimbangkan dalam menentukan venue.

  1. Pilih Vendor

Vendor sangat menentukan kesuksesan acara kita. First impression dari dekorasi yang cantik , makanan dari catering yang pastinya enak, rias busana pengantin, juga dokumentasi foto/video, harus dipilih mateng-mateng tuh! Lebih gampangnya sih, kalau ga mau ribet, biasanya dari wedding package udah ada list vendor lengkap dengan alamatnya, tinggal kamu diskusi dan tentukan pilihan.

  1. Wedding Organizer( WO)

Ini juga penting banget karena sebagai pengantin gak mungkin kan kamu masih harus ngatur-ngatur acara pas hari-H nya. Dengan adanya WO kamu dan keluarga bisa tenang dan duduk manis menikmati acara karena WO yang akan mengkordinasikan semua vendor mulai dari sebelum sampai sesudah acara, mengatur flow tamu termasuk undangan vip serta mempersiapkan kebutuhan pengantin mulai dari akad sampai resepsi. Di BRP Ballroom Group semua wedding package nya sudah termasuk dengan jasa wedding organizer , silahkan cek http://gedungperkawinan.com

  1. Siapin Mental

Yang terakhir, ini paling penting deh yaitu siapin mental buat hari H. jangan sampe kamu stress trus jadi gak bisa tidur, cold feet atau jadi sakit, dengan kamu sudah memilih venue plus paket wedding lengkap , juga sudah dihandle wedding organizer, sebenernya sudah gak ada lagi yang perlu khawatirkan. So, stay cool, jaga kesehatan dan banyak berdoa semoga semuanya lancar.

Yang pasti sih, sebagai hari terbahagia bersama pasangan sekali seumur hidup pastinya harus perfect kan, siapin matang-matang acara kamu. Semoga berjalan lancar dan sesuai impian kamu ya !