Tips Mengumpulkan Dana Pernikahan

inilah-tips-sukses-agar-pernikahan-tetap-harmonis

Dear calon pengantin.. berbagai rencana tentu telah hadir di benakmu terkait dengan momen bahagia tersebut. Sangat wajar bila hal tersebut kamu alami, hampir semua orang yang akan melangsungkan pernikahan akan merasakan hal yang sama. Semua orang menginginkan momen pernikahan mereka yang diharapkan sekali seumur hidup itu menjadi sebuah kenangan yang sangat istimewa, kamu juga, bukan?

Mempersiapkan pernikahan memang akan membuat orang begitu bersemangat. Sering kali mereka menginginkan segala sesuatunya berbeda dengan pernikahan orang lain yang pernah mereka hadiri. Tak jarang kamu akan menemukan berbagai konsep pernikahan yang unik dan menarik. Dan berkesan bagi para undangan. Pesta dan berbagai ritual lainnya di dalam pernikahan tentu membutuhkan sejumlah dana yang cukup besar. Untuk itu, semuanya perlu dipersiapkan dan diperhitungkan dengan sangat matang.

Mempersiapkan Dana Sejak Dini
Total dana untuk mewujudkan pernikahan impian tentunya akan sangat relatif, tergantung apa dan bagaimana acara pernikahan dilaksanakan. Mengingat pernikahan yang akan kamu gelar nanti bisa saja membutuhkan sejumlah dana yang cukup besar. Tentu akan sangat tepat kalau kamu dan pasangan telah mempersiapkan hal ini sejak awal agar semua rencana pernikahan dapat terlaksana dengan baik dan lancar sesuai ekspektasi.

Mempersiapkan dana pernikahan sejak awal merupakan langkah yang paling tepat buat kamu dan pasangan walaupun pesta pernikahan akan digelar secara sederhana. Sejumlah kebutuhan pada masa awal pernikahan nanti sudah harus diketahui dan diperhitungkan. Ini perlu agar kamu tidak memiliki sejumlah hutang setelah pernikahan. Akan sangat baik bila kondisi keuangan dalam posisi yang stabil supaya kamu tidak perlu sampai berhutang. Dengan begitu, kamu dan pasangan akan leluasa untuk merencanakan dan menyusun anggaran.

Tips di bawah ini dapat membantu kamu mempersiapkan dana pernikahan secara terencana dan sesuai kebutuhan.

  1. Terbukalah Satu Sama Lain Soal Kondisi Keuangan.
    Penting buat kamu dan pasangan untuk saling terbuka soal kondisi keuangan masing-masing. Cobalah untuk memberanikan diri untuk berkata sejujur-jujurnya. Kesampingkan dulu rasa malu dan gengsi sebab tahap ini akan menjadi langkah yang menentukan bagi Kamu dan pasangan dalam mempersiapkan dana pernikahan.
    Pastikan Kamu dan pasangan telah memperhitungkan biaya-biaya pernikahan yang mesti ditanggung nantinya. Perhitungkan juga sumber pendanaan yang mungkin digunakan untuk membiayai pernikahan semisal deposito. Dan jangan melupakan hutang yang Kamu dan pasangan miliki.
  2. Lunasi Hutang yang Ada Terlebih Dahulu.
    Kalau kamu dan pasangan ternyata memiliki hutang, pastikan hutang tersebut dilunasi terlebih dahulu. Siapa pun tidak menginginkan hutang tersebut terbawa-bawa setelah menikah nanti, termasuk kamu kan? Karena itu, untuk yang satu ini, jangan ditunda-tunda untuk dilakukan. Tidak perlu melunasinya sekaligus sebab bisa saja malah mengganggu keuangan secara keseluruhan. Kamu dan pasangan dapat melakukan pencicilan secara bertahap. Yang penting hutang dapat lunas sebelum kamu dan pasangan menikah nanti.
  3. Susun Anggaran dengan Memprioritaskan Kebutuhan.
    Langkah selanjutnya adalah menyusun anggaran pernikahan. Kamu dan pasangan perlu menyisihkan sebagian penghasilan bulanan/gaji agar kebutuhan kamu untuk pernikahan dapat terpenuhi. Lakukan hal ini atas keputusan bersama sebagai komitmen kamu dan pasangan. Perhitungkan dengan cermat besaran gaji (persentase) yang akan ditabung setiap bulannya. Pastinya kamu dan pasangan tidak mau kalau kebutuhan lain dikorbankan karena salah perhitungan demi bisa memenuhi biaya pernikahan.
  4. Buka Rekening Bersama untuk Pernikahan.
    Kalau kamu dan pasangan telah sepakat untuk mulai menabung biaya pernikahan, akan sangat tepat untuk membuka rekening bersama demi tercapainya tujuan tersebut. Rekening bersama semisal tabungan berjangka akan memudahkan kamu dalam menabung dan mengumpulkan dana pernikahan. Sebab rekening ini akan dipergunakan secara khusus hanya untuk pernikahan dan tidak ada dana lain yang dicampuradukkan di dalam rekening bersama ini. Langkah selanjutnya, kamu dan pasangan membuat perhitungan kapan kira-kira dana pernikahan ini ingin dicapai.
  5. Mulailah Berhemat.
    Menyisihkan dana untuk pernikahan setiap bulannya yang bisa mencapai 20-30% dari total penghasilan, sudah pasti akan membawa perubahan di dalam keuangan kamu dan pasangan. Beberapa pos pengeluaran mungkin harus dirampingkan karena tabungan ini boleh jadi lebih besar dari kamu dan pasangan duga. Perampingan ini tak lain adalah cara untuk mulai berhemat demi tercapainya dana pernikahan sesuai waktu yang direncakanan sebelumnya.
    Lakukan dengan tepat dan jangan sampai kegiatan penghematan yang kamu lakukan justru mengganggu berbagai pos lainnya di dalam keuangan. Beberapa pos pengeluaran yang fleksibel/tidak harus adalah bagian yang paling tepat untuk diberhentikan sementara waktu.
  6. Manfaatkan Investasi.
    Meski baru merencanakan pernikahan, tidak ada salahnya kamu dan pasangan sudah mulai melakukan investasi. Hal ini bahkan dapat dipilih sebagai wadah penyimpanan bagi sejumlah dana pernikahan yang sedang kamu dan pasangan siapkan saat ini. Namun dalam kondisi seperti ini, jangan melakukan investasi pada berbagai instrumen yang mengandung risiko yang tinggi, terutama jika yang kamu investasikan adalah sejumlah dana pernikahanmu yang beberapa waktu yang akan datang tentu digunakan. Investasikan uang pada sejumlah instrumen yang tepat agar apa yang kamu dan pasangan inginkan tercapai.
  7. Ubah Kebiasaan yang Cenderung Boros.
    Setiap orang pasti akan mengalami situasi dimana cenderung memboroskan uang untuk hal yang tidak terlalu penting. Contohnya, pergi ke pusat perbelanjaan dan melihat ada diskon harga untuk sepatu. Padahal, sepatu yang digunakan masih dalam kondisi baik dan layak. Mulailah menghentikan atau setidaknya mengurangi perilaku tersebut yang sudah pasti terlihat boros. Ini perlu supaya niat kamu untuk mempersiapkan dana pernikahan dapat tercapai dengan segera.

Itulah tadi tips singkat membangun pernikahan agar tetap harmonis dengan pasanganmu. Temukan juga berbagai tips menarik lainnya seputar pernikahan dan persiapannya hanya di gedungperkawinan.com

Semoga bermanfaat..

Menghitung Jumlah Makanan Untuk Acara Resepsi

Tips Menghitung Jumlah makanan Untuk Acara Resepsi

food-buffet460x300

Udah tinggal beberapa bulan menuju hari – H, tapi masih blank banget nih buat ngitungin catering, dimana alokasi biaya biasanya paling mahal dan pastinya maunya cukup buat semua tamu. Iiih, gamau kan nanti pas acara ada tamu yang ga kebagian makanan? Nihh aku kasihtau cara menghitung jumlah makanan yang harus kamu sediakan di acara pernikahan kamu!

1. waktu acara
ini ngaruh banget nih untuk perhitungan catering kamu. Acaranya siang atau malam? Logikanya, kalau acaranya siang, kamu harus lebih perbnayak porsi makanan berat di buffet, karena bertepatan dengan jam makan siang. Nah kalau malam, banyakin gubukan, karena kalau malem kan biasanya gaada yang makan terlalu berat dan terlalu banyak.
2. Hemat?
Lebih hemat mana sih, acara siang atau malam untuk cateringnya?
Jawaban nya: Siang! Kenapa? Karena menambah porsi di buffet harganya akan lebih murah daripada menambah porsi di gubukan.
3. cara menghitung porsi makanan
nah, ini nih rumus pentingnya! Cara menghitung porsi makanan itu tergantung jumlah undangan dan waktu acaramu.
Gampangnya, kalau acara siang, presentase alokasi makanan itu 70% untuk buffet, 30% untuk gubukan. Sedangkan kalau malam, 60% buffet, 40% gubukan. Penggunaan Rumusnya aku illustrasikan di bawah ini:

catering murah jakarta, brp ballroom, paket catering terbaik, buffet wedding murah lengkap
Rumus untuk menghitung jumlah porsi catering

nah untuk aplikasinya, seperti ini:

pengaplikasian dari rumus perhtiungan jumlah catering
pengaplikasian dari rumus perhtiungan jumlah catering

Nah, pasti kalian bertanya – tanya, kok gubukan banyak banget sih? Gini, coba bayangin kalian lagi dateng ke acara resepsi teman atau keluarga. Pasti kalian akan ngambil gubukan agak banyak kan? icip sana icip sini, hehe. makanya untuk antisipasi kekurangan, kita kalikan porsiannya 4x, dengan estimasi 1 tamu bisa mencicipi 4 gubukan.

TIPS
Sediakan minimal 1 menu gubukan yang mengenyangkan atau agak berat, seperti nasi liwet, atau nasi campur, atau sate padang, pokoknya yang bikin kenyang deh! ini bsa mengurangi kemungkinan orang icip-icip lebih banyak karena udah kenyang di 1 foodstall, hihihi

nah, segitu dulu tips dari aku. semoga membantu persiapan pernikahan kalian yah!

Tips Menentukan Tamu Undangan Pernikahan

6f5e5d998cf0f9d00b21f80c6c39c602

Haloooo para calon pengantin dan pasangan, !. Tanggal resepsi udah ditentuin nih, sekarang satu hal lain yang penting : nentuin undangan!. Nentuin undangan adalah salah satu hal yang bisa bikin pusing dan ribet. Tapi disini, aku bisa kasih tips langkah – langkah menentukan jumlah undangan pernikahan yang mungkin bisa membantu kamu dalam proses ini. Langsung aja yuk kita simak tips menentukan tamu undangan pernikahan!

 

  1. Buat Presentase Undangan

salah satu yang mempermudah, adalah dengan membuat presentase undangan. Misalnya, 50% undangan untuk tamu kamu dan pasangan, 25% untuk tamu keluarga kamu, 25% lagi untuk tamu keluarga pasangan kamu.

Kalau pernikahan kamu dibiyayai orangtua, yaaa mau – gamau harus sedikit lebih mengalah, kuota sisa dari undangan orangtua baru untuk kamu dan pasangan kamu, hehe.

 

  1. Buat Tingkatan Prioritas Tamu

buat list tingkatan prioritas tamu yang mau kamu undang. Mulai dari keluarga terderkat, teman terdekat, sampai teman yang tidak terlalu dekat. Dengan begini, ketika kuota undangan kamu udah tipis dan ada yang harus kamu cross- off dari list, kamu gaakan terlalu pusing dan merasa gaenak lagi. Kalau masih susah, coba dilihat sejauh satu tahun terakhir aja, siapa aja yang masih in-touch sama kamu selama satu tahun terakhir.

 

  1. Jangan Merasa Bersalah atau Tidak Enak

Tinggalkan rasa bersalah, jangan sampai karena “gak enak” jadi memaksakan undangan. Padahal mungkin kamu udah lost contact, atau emang orang itu sebenarnya gak terlalu deket sama kamu, atau mungkin kamu udah tau pasti orang itu gaakan datang. Pikirkan lebih matang, dan jangan lupa bahwa orang tua, pasanganmu dan mertua mu juga mengundang banyak orang, jadi jangan takut acaramu jadi sepi.

 

  1. Mengantisipasi Hal Diluar Dugaan

Walaupun sudah planning A-Z, jangan lupa tetap sediakan kuota “jaga-jaga” untuk pernikahan kamu. Apalagi untuk catering, selalu lebihkan sedikit dari kuota tamu yang kamu undang, gamau kan pasti ada yang gak kebagian makanan di acara kamu? Jadi jangan lupa yaa selalu sediakan spare undangan dan porsi makanan.

 

 

Nah, itulah 4 Tips yang bisa aku berikan untuk menentukan tamu undangan dalam acara pernikahan kamu. Semoga bermanfaat dan membantu kamu ya, jangan lupa mengunjungi situs http://www.gedungperkawinan.com!