Yuk Mengenal Lebih Dalam Tradisi Pernikahan Begalan Asal Banyumas

 Tradisi Pernikahan Begalan Banyumasan

Di Indonesia pesta pernikahan dengan menonjolkan sisi adat atau tradisi masih cukup diminati, walaupun arus globalisasi makin kencang sehingga tema pernikahan modern atau internasional juga menjadi pilihan terutama kaum milenial. Sebagian orang masih mempercayai tradisi mereka dengan memakai tema adat/tradisi dari masing-masing daerah mereka pada acara pernikahan seperti adat Minangkabau, Jawa, Sunda, dan lain-lain.

Kali ini penulis akan mengulas mengenai tradisi begalan, yaitu tradisi pada acara pernikahan yang berasal dari Banyumas Jawa tengah. Tradisi Begalan ini menjadi bagian penting bagi masyarakat Banyumas, sehingga kurang lengkap pesta pernikahan mereka bila tradisi ini belum terlaksana. Tradisi Begalan biasanya akan dilakukan terutama pada pernikahan yang calon pengantin lelakinya merupakan anak bungsu atau anak sulung. Untuk itu mari kita simak ulasannya berikut ini.

  1. Sejarah
    Asal kata “Begalan” berasal dari bahasa jawa yang mempunyai arti perampokan atau pencurian. Menurut para pakar sejarah tradisi begalan bermula saat Adipati Wirasaba mempunyai hajat untuk menikahkan putrinya Dewi Sukesi dengan Pangeran Tirtokencono yang tak lain merupakan putra sulung Adipati Banyumas.
    Pada saat itu akan diadakan acara ngunduh mantu untuk membawa kedua mempelai dari Wirasaba ke Banyumas. Ditengah perjalanan rombongan dicegat oleh para perampok atau biasa disebut “Begal” dan mereka berhasil dikalahkan. Setelah kejadian itu para tokoh leluhur banyumas berpesan kepada generasi berikutnya agar menaati tata cara pernikahan agar terhindar dari bencana, marabahaya, dan hal-hal yang menghambat.
  2. Proses Tradisi Begalan.
    Tradisi pernikahan ini akan dijalankan apabila pengantin lelaki merupakan anak sulung. Tradisi ini sebenarnya merupakan campuran antara seni tari, seni ucap atau tutur, dan seni lakon lawak yang diiringi dengan music gending Jawa yang khas. Biasanya ada 2 penari yaitu Gunareka yang diceritakan membawa barang seserahan dan Rekaguna yang diceritakan sebagai perampok. Saat mereka menari biasanya menggunakan pakaian Jawa.
  3. Ketentuan Tradisi Begalan.
    a.Lokasi yang biasa digunakan adalah halaman rumah pengantin wanita, atau sekarang bisa juga di ballroom.
    b.Ucapan atau pesan-pesan nasihat yang ditujukan untuk kedua mempelai dan penonton serta dibawakan dengan cara yang lucu sehingga terkadang mengundang gelak tawa.
    c. Pelaksanaan tradisi Begalan biasanya dimulai pada waktu siang atau sore dengan durasi kurang lebih 1 jam.
    d. Tarian dibawakan oleh Gunareka dan Rekaguna yang diiringi musik gending jawa
  4. Wardrobe.
    a. Baju Kokok berwarna hitam.
    b. Stagen dan ikat pinggang.
    c. Celana Komprang hitam.
    d. Sarung
    e. Selendang
    f. Ikat wulung hitam.
    g. Bedak dan sepuhan.
    h. Pikulan.
    i. Pedang Kayu.
    j. Brenong Kepang dan peralatan dapur.

Nah sekian artikel mengenai Tradisi Begalan Banyumasan. Oiya bagi kalian yang ingin melangsungkan pernikahan dengan Tradisi Begalan, Jawa, dan adat-adat lainnya kamu bisa menghubungi BRP Gedung Perkawinan. BRP ini sangat berpengalaman menghandle perkawinan adat Jawa maupun adat yang lainnya lengkap di ke-4 Ballroom nya di Jakarta Selatan. Pokoknya vendor-vendor terbaik dan ternama telah bekerjasama dengan BRP.

Untuk lebih jelasnya kamu bisa cek di www.gedungperkawinan.com, dan juga sampai ketinggalan beragam promo-promo menarik dari kami ya dan segera booking di salah satu Ballroom BRP.

Semoga informasi yang kami sampaikan bisa menjadi referensi rencana pernikahanmu.

Ternyata Roti Buaya Dalam Tradisi Pernikahan Betawi Ada Arti Filosofinya Lho

 filosofi roti buaya gedungperkawinan.com

Untuk mereka yang menyelenggarakan pernikahan adat betawi, pastinya mereka tidak akan melupakan yang namanya roti buaya sebagai bagian kelengkapan dari tradisi pernikahan adat betawi. Sepasang roti buaya biasanya dibawa oleh pengantin pria yang nantinya akan dipajang di acara pernikahan. Mereka Percaya bahwa roti buaya merupakan perlambang dari sebuah kesetiaan antar pasangan.

Menurut penuturan JJ Rizal yang merupakan ahli sejarah betawi, Seekor buaya sejatinya hanya mempunyai satu pasangan seumur hidupnya dan atas dasar hal inilah mempelai pria wajib membawa sepasang roti buaya. Namun banyak juga yang bertanya apakah roti buaya ini setelah acara pernikahan akan dimakan atau dibagikan? Ternyata tidak.

Ada persaaan was-was apabila tradisi pemberian sepasang roti buaya ini akan hilang, namun salah satu tokoh betawi di Jakarta yang bernama Haji Ilyas berkata, “Kite punya adat gak bakal ilang, nyang pake masih banyak, kite bias ambil contoh kayak di Condet, Palmerah, sampe ke Bekasi, malahan sampe Tangerang juga”.

Fakta menarik lainnya adalah, roti buaya akan dibiarkan terus dipajang dirumah hingga rusak, berjamur, dan berbelatung. Hal ini mempunyai maksud bahwa cinta mereka hanya akan terpisahkan oleh kematian. Biasanya mempelai pria juga turut menyertai sepasang roti buaya berukuran mini juga untuk mendampingi yang besar. Hal itu mempunyai arti cintanya akan awet hingga beranak-cucu.

Di BRP Gedung Perkawinan, calon pengantin dapat memilih tema pernikahan yang diinginkan salah satunya adalah pernikahan bertemakan tradisi Betawi yang memang merupakan salah satu favorit tema pernikahan. Untuk informasi lebih lengkap silakan kunjungi www.gedungperkawinan.com

Di BRP Gedung Perkawinan, calon pengantin dapat memilih tema pernikahan yang diinginkan salah satunya adalah pernikahan bertemakan tradisi Betawi yang memang merupakan salah satu favorit tema pernikahan. Untuk informasi lebih lengkap silakan kunjungi www.gedungperkawinan.com

Semoga informasi yang kami sampaikan bisa menjadi referensi rencana pernikahanmu.

Penyesalan Terbesar Setelah Resepsi Pernikahan

penyesalan-terbesar-setelah-resepsi-pernikahan-brp-gedung-perkawinanSemua orang mengharapkan Resepsi Perkawinannya akan berlangsung meriah, berkesan dan sukses. Namun ternyata banyak juga loh yang akhirnya tidak puas dan menyesali acara resepsi tersebut. Berikut data yang kami himpun dari survei yang dilakukan www.gedungperkawinan.com :

  1. Salah memprediksi biaya yang dikeluarkan sehingga jauh melebihi budget
  2. Tidakmembuat list undangan yang rinci sehingga tamu yang seharusnya diundang malah terlewati
  3. Waktu persiapan sangat sempit sehingga hasilnya tidak maksimal
  4. Sulit kordinasi dengan para vendor dan kedua keluarga sehingga pada hari –H banyak hal yang miskordinasi
  5. Makanan catering tidak enak atau sudah habis padahal tamu yang datang masih banyak.

Gak mau dong kamu mengalami salah satu dari ke-5 hal di atas yang bakalan kamu sesali seumur hidup. Mau tau gimana caranya ?

  1. Pilih Venue yang lengkap sekaligus dengan wedding packagenya jadi biaya kamu sudah fix gak over budget dan gak ribet koordinasi vendor
  2. Pastikan Wedding Package tersebut juga sudah termasuk dengan Wedding Consultant dan Wedding Organizer karena ini akan sangat membantu kamu dalam memberikan saran jumlah catering, dekorasi serta menselaraskan keinginan ke-2 pihak keluarga juga kesuksesan jalannya acara pada hari – H.
  3. Visit Venue yang kamu pilih pada saat ada acara (wedding preview) jadi kamu dapat gambaran gimana acara kamu nanti bila di venue tersebut dan jangan lupa minta ujicoba catering yang kamu pilih ( Test Food ).

Ok guys, bila kamu gak mau menyesali resepsi pernikahan kamu dan sudah tau gimana cara mengatasinya, kamu mulai sekarang sudah bisa hunting venue dengan ke-3 syarat di atas, salah satunya BRP Ballroom Group yang memanage 4 ballroom representative di Jakarta Selatan. More info Silahkan cek www.gedungperkawinan.com .

  • BRP Sucofindo di Graha Sucofindo, Jl. Raya Pasar Minggu, Kav. 34, Pancoran, Kota Jakarta Selatan, DKI Jakarta 12780, Indonesia. More Info Nama Marketing
  • BRP Sovereign Plaza di TB. Simatupang – Jakarta Selatan. More Info Nama Marketing
  • BRP Smesco Nareswara Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 94, 4th Floor, Jakarta Selatan – Jakarta Selatan. More Info Nama Marketing
  • BRP Smesco Convention Hall Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 94, 1st Floor, Jakarta Selatan – Jakarta Selatan. More Info Nama Marketing

Penasaran Apa Sih Palang Pintu Dalam Tradisi Pernikahan Betawi ? Berikut Ini Ulasan Lengkapnya

Penjelasan Palang Pintu Dalam Tradisi Pernikahan Betawi - BRP Gedung Perkawinan

Kali ini gedungperkawinan.com akan mengulas apa sih palang pintu itu dan kenapa menjadi salah satu hal yang pasti ada dalam upacara pernikahan adat Betawi ?, berikut ini ulasannya. Tradisi Palang Pintu atau acara buka palang pintu adalah salah satu acara dalam prosesi pernikahan adat Masyarakat Betawi. Istilah Palang Pintu ditinjau dari sisi etimologis didefinisikan dari dua kata Palang dan Pintu. Palang berarti penghalang agar siapapun tidak mudah untuk lewat, sementara Pintu adalah akses masuk ke suatu wilayah. Jadi istilah Palang Pintu adalah penghalang untuk siapapun yang akan memasuki pintu atau wilayah.

Memang belum ada catatan secara pasti sejak kapan Tradisi Palang Pintu ini dimulai, zaman dahulu sebenarnya tradisi Palang Pintu dimaksudkan untuk menguji seberapa baik ilmu bela diri calon pengantin seperti yang dilakukan oleh tokoh Betawi Si Pitung (1874 – 1903) telah menjalani tradisi Palang Pintu itu ketika hendak meminang Aisyah, putri Jawara berjuluk Macan Kemayoran, Murtadho. Konon kala itu akhirnya Pitung berhasil mengalahkan Murtadho dalam usahanya meminang Aisyah sebagai calon Istrinya.

Selain ditampilkan dalam upacara pernikahan, palang pintu seringkali ditampilkan ketika acara besar daerah, penyambutan pejabat tinggi yang berkunjung, acara khitanan hingga acara festival budaya Betawi. Bila dirunut dari awal, dalam prosesi pernikahan adat Betawi terdiri dari Ngedelengin, Nglamar, Bawa Tande Putus, Buka Palang Pintu, Akad Nikah, Acare Negor dan Pulang Tige Ari.

Jadi tradisi palang pintu dalam upacara pernikahan adat Betawi dan acara penting lain dalam masyarakat betawi bukan saja hanya menjadi salah satu bagian hiburan semata namun utamanya adalah sebagai media komunikasi antara dua keluarga calon pengantin melalui seni sastra balas pantun dan beladiri.

Di BRP Gedung Perkawinan, calon pengantin dapat memilih tema pernikahan yang diinginkan salah satunya adalah pernikahan bertemakan tradisi palang pintu Betawi yang memang merupakan salah satu favorit tema pernikahan. Untuk informasi lebih lengkap silakan kunjungi gedungperkawinan.com

Semoga informasi yang kami sampaikan bisa menjadi referensi rencana pernikahanmu.

Mau Tahu Kenapa Cincin Pernikahan Disematkan Di Jari Manis ? Ini Dia 5 Sejarahnya

kenapa-cincin-pernikahan-disematkan-di-jari-manis

Dalam pesta pernikahan banyak objek yang bisa diperhatikan seperti megahnya gedung, sajian makanan yang tersedia bahkan cincin pernikahan yang tak luput dari perhatian. Banyak pula pertanyaan mengenai cincin pernikahan seperti, Mengapa harus ada cincin pernikahan ? dan Mengapa cincin pernikahan harus disematkan di jari manis para pengantin?. Kali ini penulis akan membahasnya beserta sejarahnya. Yuk mari kita simak.

  1. Kenapa Cincin Pernikahan Harus Tersemat di Jari Pengantin ?
    Sejarahnya muncul dari peradaban Mesir Kuno, yang mana cincin dianggap sebagai simbol dari suatu hubungan pernikahan yang sah. Pada awalnya cincin bukan terbuat dari emas atau perak melainkan dari rumput atau alang-alang yang melingkar. Cincin dibuat melingkar karena sebagai simbol keabadian cinta karena cincin tidak punya ujung.
  1. Bahan Pembuat Cincin Selalu Berubah-Ubah.
    Pada awal kerajaan Romawi menjajah Mesir cincin masih terbuat dari rumput atau alang-alang, namun karena bahannya tidak tahan lama maka dibuat dari tembaga logam dan biasanya juga dari emas. Pada akhirnya mereka sadar bahwa batu Ruby atau Safir cocok dipakai sebagai bahan pembuat cincin pernikahan karena bagus.
    Selanjutnya beredar bahwa berlianlah yang layak untuk menjadi penghias cincin pernikahan. Sebab berlian lebih kuat daripada batu-batu lainnya. Sementara posisi besi atau logam lambat laun tergeser oleh emas dan perak pada abad ke-17, setelah masyarakat menjadikan cincin kawin sebagai tanda cinta dalam puisi picisan mereka.
  1. Kenapa Cincin Pernikahan Disematkan di Jari Manis Tangan Kiri ? Begini Ceritanya.
    Cerita ini bermula pada zaman Romawi kuno dan Yunani kuno. Mereka percaya jari manis yang disebut Vena Amoris atau pembuluh darah cinta tehubung langsung ke jantung dan filosofi disematkan di tangan kiri karena jarang digunakan tapi mitos tangan kiri tersebut tidak berlaku di Indonesia. Namun para ilmuwan dan peneliti telah melakukan serangkain penelitian dan hasilnya adalah cerita tersebut adalah mitos belaka, namun sampai sekarang masih banyak orang yang percaya.
  1. Teori Lain.
    Sebuah teori yang lebih praktikal adalah dunia ini lebih sering menggunakan tangan kanan dalam beraktivitas dan dengan meletakkan cincin di tangan kanan tentu akan dapat memberikan efek sampingnya tersendiri. Oleh karena itu, cincin lebih baik di tangan kiri.
    Sedangkan untuk alasan mengapa harus di jari manis adalah agar pada saat beraktivitas kita tidak terganggu, hal ini disebabkan jari manis adalah jari yang kemungkinan tidak digunakan tertinggi ke-2 setelah jari kelingking. Lalu mengapa tidak di jari kelingking? Hal ini dikarenakan jari kelingking itu kecil, dan membuat cincin dengan ukuran yang kecil akan mengurangi ruang untuk mendekorasi cincin dengan nama dan sebagainya.

Nah sekian artikel mengenai sejarah mengapa cincin pernikahan disematkan di jari manis. Oiya bagi kalian yang ingin melangsungkan pernikahan dengan tema tradisional maupun modern kamu bisa menghubungi BRP Gedung Perkawinan. BRP ini sangat berpengalaman menghandle perkawinan dari tema tradisional hingga modern lengkap di ke-4 Ballroom nya di Jakarta Selatan , pokoknya vendor- vendor terbaik ternama telah bekerjasama dengan BRP.
Untuk lebih jelasnya kamu bisa cek di www.gedungperkawinan.com, kebetulan ada Promo Honeymoon Bali 3D2N plus Flight Voucher loh untuk yang booking di salah satu Ballroom-nya BRP.

4 Elemen Khas Dekorasi Pelaminan Adat Minang

4 Elemen Khas-Dekorasi Pelaminan Adat Minang - BRP Ballroom Gedung Perkawinan

Dalam mendekorasi pelaminan yang mengusung tema tradisional, tentunya banyak aspek yang harus diperhatikan. Walupun banyak para pengantin yang menerapkan tema modern, tetapi tema dekorasi pelaminan tradisional sepertinya tidak akan ditinggalkan karena ada unsur kebanggaan yang dirasakan oleh pengantin beserta keluarga apabila menerapkan tema dekorasi pelaminan sesuai adat tradisional. Kali ini penulis akan membahas 4 elemen penting khas dekorasi pelaminan adat Minang. Yuk mari kita simak bersama.

  1. Adanya tirai atau langit-langit di atas tempat disandingkannya kedua pengantin.
    Pada langit-langit pelaminan tersebut juga digantung ornamen-ornamen khusus mainan angkin dan karamalai khas Minangkabau yang berbentuk lidah-lidah yang menjuntai menyerupai dasi dengan warna dominan keemasan. Desain dekorasi pelaminan ini menambah nilai tradisional namun bukan berarti menurunkan kesan megah dan glamor.
  1. Di samping tempat singgasana pengantin ada semacam dekorasi bingkai yang biasa disebut galuang (galuang),
    yaitu yang berbentuk lengkung yang sedikit menyerupai gapura, tapi sekarang sudah divariasi sehingga tidak lagi berbentuk lengkungan, yang melambangkan perhelatan kaum yang terhormat atau bangsawan. Galuang ini biasanya dilapisi kain yang dipadupadankan dengan beberapa warna dan pada sisi-sisinya dilengkapi tonggak bambu berlapis.
  1. Bantal-Bantal Gadang (Besar).
    Terdapatnya bantal-bantal gadang (besar) yang ditempatkan di bilik utama maupun bilik pendamping di sisi kanan atau kiri bilik utama. Bantal-bantal tersebut biasanya dibungkus dengan sarung bantal yang terdapat hiasan-hiasan khusus dan motif khas Minang.
  1. Kain-Kain Bersulam Benang Emas Bermotif Ukiran Minang.
    Menggunakan kain-kain bersulam benang emas bermotif ukiran Minang yang dipergunakan baik untuk tabir atau backdrop maupun untuk hiasan di bagian pelaminan lainnya dan menjadi bagian penting, karena bisa dinilai bagus dan cocok dengan gaya minang apabila didekorasi dengan baik.

Jika kamu ingin pelaminannya tampak lebih megah dan mewah? Bentuk bangunan gonjong-gonjong rumah gadang Minang yang tinggi menjulang keatas sekarang menjadi favorit pengantin yang mengusung gaya Minang untuk tempat pelaminan di hari perkawinannya. Bukan hanya itu, penambahan taman bunga di depan panggung pelaminan disertai pencahayaan modern, maka singgasana pelaminan pengantin Minang menghadirkan sentuhan mewah yang menyemarakkan suasana pesta.

Nah sekian artikel mengenai 4 elemen penting khas dekorasi pelaminan adat Minang. Oiya bagi kalian yang ingin melangsungkan pernikahan dengan Adat Minang kamu bisa menghubungi BRP Gedung Perkawinan. BRP ini sangat berpengalaman menghandle perkawinan adat Minang lengkap di ke-4 Ballroomnya di Jakarta Selatan, mulai dari tarian, musik talempong, pelaminan dll pokoknya vendor – vendor Minang ternama telah bekerjasama dengan BRP.

Untuk lebih jelasnya kamu bisa cek di www.gedungperkawinan.com, kebetulan ada Promo Honeymoon Bali 3D2N plus Flight Voucher loh untuk yang booking di salah satu Ballroom nya BRP.

6 Alasan Kenapa Kamu Tidak Perlu Pacaran, Lebih Baik Menikah

inilah-tips-sukses-agar-pernikahan-tetap-harmonis

6 Alasan Kenapa Kamu Nggak Perlu Pacaran, Lebih Baik Menikah

Banyak pasangan yang menunda untuk naik pelaminan, sekalipun pacarannya sudah tahunan. Belum lagi kemana-mana selalu berdua, keluarga sudah saling mengenal, susah senang pun dijalani sama-sama. Dan kalau ditanya kenapa, akan ada serentetan jawaban yang dijadikan alasan, entah belum punya modal, bahkan belum merasa siap.
Padahal dengan menikah, kalian sudah tidak perlu lagi berpisah seusai pulang nonton film di bioskop. Kalian justru kembali dengan tujuan yang sama. Coba dipikirkan lagi, apa itu kurang menyenangkan? Di luar hal sepele tadi, ada banyak alasan lain supaya kamu dan dia menyegerakan menikah daripada kelamaan pacaran. Kira-kira seperti ini alasannya!

Tips di bawah ini dapat membantu kamu mempersiapkan dana pernikahan secara terencana dan sesuai kebutuhan.

  1. Klise sih, tapi menghindari zina harusnya jadi salah satu alasan kuat kenapa kamu tidak perlu lama-lama pacaran.
    Alasan agar terhindari dari zina dan juga perbuatan maksiat ini yang sering sekali kamu dengar dari orangtua, om, tante, atau orang-orang yang memang agamanya cukup kuat. Alasan yang klise, tapi tak bisa dipungkiri hubungan lawan jenis yang sudah terjalin lama diam-diam akan jadi bumerang tersendiri untuk kalian kalau tak berhati-hati.
    Toh sebenarnya kamu sendiri paham, kadang nafsu dan pikiran suka punya kendali yang berseberangan. Jadi, daripada melakukan hal yang tidak-tidak, bukankah lebih baik kalian jadi pasangan halal? Yang katanya mau ngapain saja juga terserah. Karena memang sudah sah di mata hukum serta agama.
  2. Pacaran lama buat apa kalau tidak untuk diseriusi. Jadi, tunggu apa lagi ?.
    Belum yakin dengan pasangan yang sekarang jadi alasan yang mengada-ngada saat kamu dan dia nyatanya sudah lama menjalin hubungan. Sederhananya untuk apa pacaran bertahun-tahun kalau belum juga merasa klik dan belum ada niatan untuk serius? Bukankah semua jadi sia-sia, mulai dari tenaga, pikiran, waktu bahkan materi. Sementara membawa hubungan ke dalam ikatan pernikahan jelas punya kebaikan tersendiri untuk kalian berdua.
  3. Usia reproduksi cewek jadi hal yang perlu dipertimbangkan untuk tidak lagi menunda-nunda pernikahan.
    Usia 20-an jadi masa keemasan untuk seorang perempuan dalam hal reproduksi, alias sedang subur-suburnya. Sementara semakin bertambahnya usia, kemampuan reproduksi cewekpun semakin berkurang. Ingat saja soal menopause pada wanita, yang urusan usia kadang setiap orangnya berbeda dan kadang ada juga yang mengalami kasus menopause dini.
    Jadi dari persoalan tadi, sudah seharusnya kalian segera membuat keputusan untuk segera menikah atau menunda tapi harus siap dengan segala konsekuensinya. Jangan sampai belum lama menikah, tapi kok tiba-tiba sudah menopause? Jangan sampai seperti itu ya..
  4. Jika menikah sekarang, bayangkan 20 tahun lagi saat anakmu kuliah, kamu masih kuat secara fisik dan juga finansial.
    Jangan masa sekarang saja yang kamu pikirkan. Tapi, persiapkan juga masa yang akan datang. Jika kamu berani untuk menikah sekarang, bayangkan 20 tahun lagi saat anakmu kuliah kamu masih kuat secara fisik dan juga finansial. Bukankah ini salah satu keuntungan yang juga perlu jadi pertimbangan? Bukankah kamu juga ingin bisa menemani anakmu hingga sukses, menikah, punya keluarga sendiri dan pastinya melihat generasimu yang selanjutnya ?.
  5. Susah senang bersama saat pacaran mungkin bisa saja, tapi bukankah akan lebih indah jika kalian merasakannya dalam pernikahan ?.
    Pacaran dalam hitungan tahun sudah pasti sudah banyak susah dan senangnya. Seperti melewati masa kuliah dan skripsi bersama-sama, sampai akhirnya kini sudah punya karir yang cukup baik. Apakah semua pengalaman itu masih kurang?
    Toh kalau kalian memang sama-sama cinta, bukankah belum 100 persen mapan atau belum punya banyak modal tak perlu terus jadi alasan. Setidaknya menikah di kondisi yang masih belum mapan bisa membuat kamu dan dia merasakan berjuang bersama yang lebih mengharukan lagi. Karena susah senang bersama selama pacaran memang masih jadi hal yang biasa saja.
  6. Jadikan niatan menikah ini kabar yang membahagiakan untuk Orang Tua.
    Jadikan pilihan menikah dengan pacarmu ini kabar yang membahagiakan ayah dan ibumu. Biarpun melepas putri atau anak laki-lakinya untuk berumah tangga itu cukup sulit, tetap saja keberanianmu mengambil keputusan bagian dari kebanggan mereka. Setidaknya ada perasaan lega, karena akhirnya hubungan kalian ini menjadi kepastian pertama masa depanmu.
    Menikah memang tak mudah. Bukan berarti tak ada rintangan yang akan dihadapi. Tapi, melewatinya bersama tentu akan lebih ringan. Saling mendoakan, saling menguatkan, dan saling mendukung satu sama lain jadi kunci bahwa pada akhirnya terlalu lama pacaran justru hanya akan menjadi sia-sia.

Itulah tadi tips singkat membangun pernikahan agar tetap harmonis dengan pasanganmu. Temukan juga berbagai tips menarik lainnya seputar pernikahan dan persiapannya hanya di gedungperkawinan.com

Semoga bermanfaat..

 

Source :http://www.hipwee.com/hubungan/%E2%81%A0%E2%81%A0%E2%81%A06-alasan-kenapa-kamu-dan-dia-lebih-baik-segera-menikah-daripada-kelamaan- pacaran/?ref=artikel_menarik

Tips Mengumpulkan Dana Pernikahan

inilah-tips-sukses-agar-pernikahan-tetap-harmonis

Dear calon pengantin.. berbagai rencana tentu telah hadir di benakmu terkait dengan momen bahagia tersebut. Sangat wajar bila hal tersebut kamu alami, hampir semua orang yang akan melangsungkan pernikahan akan merasakan hal yang sama. Semua orang menginginkan momen pernikahan mereka yang diharapkan sekali seumur hidup itu menjadi sebuah kenangan yang sangat istimewa, kamu juga, bukan?

Mempersiapkan pernikahan memang akan membuat orang begitu bersemangat. Sering kali mereka menginginkan segala sesuatunya berbeda dengan pernikahan orang lain yang pernah mereka hadiri. Tak jarang kamu akan menemukan berbagai konsep pernikahan yang unik dan menarik. Dan berkesan bagi para undangan. Pesta dan berbagai ritual lainnya di dalam pernikahan tentu membutuhkan sejumlah dana yang cukup besar. Untuk itu, semuanya perlu dipersiapkan dan diperhitungkan dengan sangat matang.

Mempersiapkan Dana Sejak Dini
Total dana untuk mewujudkan pernikahan impian tentunya akan sangat relatif, tergantung apa dan bagaimana acara pernikahan dilaksanakan. Mengingat pernikahan yang akan kamu gelar nanti bisa saja membutuhkan sejumlah dana yang cukup besar. Tentu akan sangat tepat kalau kamu dan pasangan telah mempersiapkan hal ini sejak awal agar semua rencana pernikahan dapat terlaksana dengan baik dan lancar sesuai ekspektasi.

Mempersiapkan dana pernikahan sejak awal merupakan langkah yang paling tepat buat kamu dan pasangan walaupun pesta pernikahan akan digelar secara sederhana. Sejumlah kebutuhan pada masa awal pernikahan nanti sudah harus diketahui dan diperhitungkan. Ini perlu agar kamu tidak memiliki sejumlah hutang setelah pernikahan. Akan sangat baik bila kondisi keuangan dalam posisi yang stabil supaya kamu tidak perlu sampai berhutang. Dengan begitu, kamu dan pasangan akan leluasa untuk merencanakan dan menyusun anggaran.

Tips di bawah ini dapat membantu kamu mempersiapkan dana pernikahan secara terencana dan sesuai kebutuhan.

  1. Terbukalah Satu Sama Lain Soal Kondisi Keuangan.
    Penting buat kamu dan pasangan untuk saling terbuka soal kondisi keuangan masing-masing. Cobalah untuk memberanikan diri untuk berkata sejujur-jujurnya. Kesampingkan dulu rasa malu dan gengsi sebab tahap ini akan menjadi langkah yang menentukan bagi Kamu dan pasangan dalam mempersiapkan dana pernikahan.
    Pastikan Kamu dan pasangan telah memperhitungkan biaya-biaya pernikahan yang mesti ditanggung nantinya. Perhitungkan juga sumber pendanaan yang mungkin digunakan untuk membiayai pernikahan semisal deposito. Dan jangan melupakan hutang yang Kamu dan pasangan miliki.
  2. Lunasi Hutang yang Ada Terlebih Dahulu.
    Kalau kamu dan pasangan ternyata memiliki hutang, pastikan hutang tersebut dilunasi terlebih dahulu. Siapa pun tidak menginginkan hutang tersebut terbawa-bawa setelah menikah nanti, termasuk kamu kan? Karena itu, untuk yang satu ini, jangan ditunda-tunda untuk dilakukan. Tidak perlu melunasinya sekaligus sebab bisa saja malah mengganggu keuangan secara keseluruhan. Kamu dan pasangan dapat melakukan pencicilan secara bertahap. Yang penting hutang dapat lunas sebelum kamu dan pasangan menikah nanti.
  3. Susun Anggaran dengan Memprioritaskan Kebutuhan.
    Langkah selanjutnya adalah menyusun anggaran pernikahan. Kamu dan pasangan perlu menyisihkan sebagian penghasilan bulanan/gaji agar kebutuhan kamu untuk pernikahan dapat terpenuhi. Lakukan hal ini atas keputusan bersama sebagai komitmen kamu dan pasangan. Perhitungkan dengan cermat besaran gaji (persentase) yang akan ditabung setiap bulannya. Pastinya kamu dan pasangan tidak mau kalau kebutuhan lain dikorbankan karena salah perhitungan demi bisa memenuhi biaya pernikahan.
  4. Buka Rekening Bersama untuk Pernikahan.
    Kalau kamu dan pasangan telah sepakat untuk mulai menabung biaya pernikahan, akan sangat tepat untuk membuka rekening bersama demi tercapainya tujuan tersebut. Rekening bersama semisal tabungan berjangka akan memudahkan kamu dalam menabung dan mengumpulkan dana pernikahan. Sebab rekening ini akan dipergunakan secara khusus hanya untuk pernikahan dan tidak ada dana lain yang dicampuradukkan di dalam rekening bersama ini. Langkah selanjutnya, kamu dan pasangan membuat perhitungan kapan kira-kira dana pernikahan ini ingin dicapai.
  5. Mulailah Berhemat.
    Menyisihkan dana untuk pernikahan setiap bulannya yang bisa mencapai 20-30% dari total penghasilan, sudah pasti akan membawa perubahan di dalam keuangan kamu dan pasangan. Beberapa pos pengeluaran mungkin harus dirampingkan karena tabungan ini boleh jadi lebih besar dari kamu dan pasangan duga. Perampingan ini tak lain adalah cara untuk mulai berhemat demi tercapainya dana pernikahan sesuai waktu yang direncakanan sebelumnya.
    Lakukan dengan tepat dan jangan sampai kegiatan penghematan yang kamu lakukan justru mengganggu berbagai pos lainnya di dalam keuangan. Beberapa pos pengeluaran yang fleksibel/tidak harus adalah bagian yang paling tepat untuk diberhentikan sementara waktu.
  6. Manfaatkan Investasi.
    Meski baru merencanakan pernikahan, tidak ada salahnya kamu dan pasangan sudah mulai melakukan investasi. Hal ini bahkan dapat dipilih sebagai wadah penyimpanan bagi sejumlah dana pernikahan yang sedang kamu dan pasangan siapkan saat ini. Namun dalam kondisi seperti ini, jangan melakukan investasi pada berbagai instrumen yang mengandung risiko yang tinggi, terutama jika yang kamu investasikan adalah sejumlah dana pernikahanmu yang beberapa waktu yang akan datang tentu digunakan. Investasikan uang pada sejumlah instrumen yang tepat agar apa yang kamu dan pasangan inginkan tercapai.
  7. Ubah Kebiasaan yang Cenderung Boros.
    Setiap orang pasti akan mengalami situasi dimana cenderung memboroskan uang untuk hal yang tidak terlalu penting. Contohnya, pergi ke pusat perbelanjaan dan melihat ada diskon harga untuk sepatu. Padahal, sepatu yang digunakan masih dalam kondisi baik dan layak. Mulailah menghentikan atau setidaknya mengurangi perilaku tersebut yang sudah pasti terlihat boros. Ini perlu supaya niat kamu untuk mempersiapkan dana pernikahan dapat tercapai dengan segera.

Itulah tadi tips singkat membangun pernikahan agar tetap harmonis dengan pasanganmu. Temukan juga berbagai tips menarik lainnya seputar pernikahan dan persiapannya hanya di gedungperkawinan.com

Semoga bermanfaat..

Ingin Pernikahan Tetap Harmonis ? Ini Tipsnya

inilah-tips-sukses-agar-pernikahan-tetap-harmonis

Membangun pernikahan yang tetap harmonis ternyata sesederhana ini lhoo.. Berikut kiatnya yang bisa dipraktikkan.

Saat ini, banyak pasangan suami istri yang mengeluh hubungan pernikahan semakin membosankan seiring dengan bertambahnya usia pernikahan mereka, demikian ujar Terri L. Orbuch, Ph.D., konsultan pernikahan dan penulis buku 5 Simpel Steps to Take Your Marriage from Good to Great. Padahal untuk membuat pernikahan tetap meletupkan api cinta dan selalu mesra, tidak memerlukan cara yang sulit. Berikut tips dari Terri L. Orbuch, Ph.D yang bisa kamu terapkan dalam keseharian sebagai pasangan suami istri.

Memahami Kebutuhan Satu Sama Lain

Dari banyak kasus yang ditangani oleh Terri L. Orbuch, Ph.D, alasan pasangan mengakhiri pernikahan mereka karena merasa satu sama lain tidak lagi memahami kebutuhan masing-masing pasangan. Harapan dan keinginan sang istri tak lagi diketahui oleh si suami, begitu pula sebaliknya.

Pada banyak kasus, pasangan suami istri enggan untuk menyampaikan pendapat atau pemikiran yang ada di benak mereka. Komunikasi yang tidak terbuka satu sama lain membuat pasangan kecewa karena menerima kenyataan bahwa harapan tidak sesuai kenyataan yang diinginkan. Karena itu, Terri L. Orbuch, Ph.D, menyarankan agar suami istri bisa memahami kebutuhan satu sama lain. Salah satu cara, jangan sungkan untuk bertanya dan memberitahu segala hal yang kamu inginkan dari suamimu.

Menunjukkan Cinta Dengan Nyata

Menurut Terri L. Orbuch, Ph.D, perbedaan sikap pria dan wanita menunjukkan rasa cinta dan sayang seringkali menjadi pemicu pertengkaran dalam hubungan rumah tangga. Pasangan suami istri yang bisa menunjukkan cinta dengan aksi nyata ternyata bisa membuat pernikahan lebih bahagia. Hubungan yang membosankan seringkali terjadi karena pasangan jarang melontarkan pujian. Padahal pujian sekecil apapun yang terlontar dari pasangan bisa membuat hati senang.

Jadi mulailah untuk melontarkan pujian kecil saat melihat suami memakai T-shirt barunya. Percayalah, suami akan bahagia mendapatkan pujian dari istri tercinta meski seringkali tidak ditunjukkan dengan ekspresi yang berlebihan. Tetapi pelukan atau kecupan di kening sudah bisa membuat cintamu berdua akan terus meletup-letup selama pernikahan.

Meluangkan Waktu Untuk Kencan.

Sudah lama tidak kencan? Ternyata meluangkan waktu khusus untuk kencan dengan pasangan bisa kembali membuat hubungan semakin harmonis. Tidak perlu setiap minggu kok, kamu bisa meluangkan waktu bersama suami, misal satu bulan sekali untuk kencan.

Kamu bisa nonton bioskop, menikmati makan malam atau hanya menghabiskan waktu di rumah sambil menonton DVD favorit tanpa diganggu anak. Saran untukmu, selama berkencan jangan membicarakan hal seputar anak dan pekerjaan. Kamu bisa kembali mengingat masa-masa pacaran atau bercerita tentang impian kalian berdua di masa yang akan datang.

Menanamkan Hal Positif.

Menanamkan aura positif dalam menjalankan hubungan rumah tangga adalah hal yang penting bagi suami istri untuk tetap menjaga keharmonisan. Hal ini diungkapkan oleh Terri L. Orbuch, Ph.D, bahwa untuk membuat hubungan pernikahan tidak menjadi hal yang menjemukan adalah dengan memberikan energi positif kepada pasangan.

Cara mudah, berhentilah untuk mengeluh tentang sisi negatif dari pasangan. Tetapi berusahalah menemukan hal positif dari pasangan dan belajar untuk menghargai setiap kelebihan dan kekurangan pasangan. Sebab, dengan membentuk sisi positif dari sebuah hubungan akan membuatmu lebih bahagia.

Jangan lupa juga mengunjungi www.gedungperkawinan.com untuk menemukan berbagai layanan dan jasa profesional tentang pernikahan. Mulai dari lokasi gedung pernikahan, jasa katering, jasa fotografi dan lain sebagainya.

Itulah tadi tips singkat membangun pernikahan agar tetap harmonis dengan pasanganmu. Temukan juga berbagai tips menarik lainnya seputar pernikahan dan persiapannya hanya di gedungperkawinan.com

Semoga bermanfaat..

Source : https://family.fimela.com/dunia-ibu/inspiring-story/4-cara-simpel-membuat-pernikahan-tetap-harmonis-130906t-page1.html

Inilah Tips Sukses Mempersiapkan Pernikahan Hanya Dalam 3 Bulan

inilah-tips-sukses-mempersiapkan-pernikahan-hanya-dalam-3-bulan

Setidaknya, ada dua tipe pasangan ketika melakukan persiapan pernikahan. Pertama, mereka yang sudah mempersiapkan segalanya jauh hari sebelum tanggal resepsi pernikahan. Atau yang kedua, pasangan yang justru tidak memiliki banyak waktu untuk membuat persiapan sebuah resepsi yang sempurna.

Jika Anda dan pasangan masuk kedalam kategori yang kedua, tak perlu panik. Memiliki waktu yang minim untuk melakukan persiapan pernikahan, bukan berate nantinya resepsi Anda akan berantakan dan jauh dari kesan sempurna. Justru kali ini, SMESCO akan membagikan beberapa langkah singkat untuk menciptakan sebuah pesta pernikahan yang lancar dengan persiapan yang matang, hanya dalam waktu 3 bulan menjelang resepsi pernikahan!. Apa-apa saja langkah tersebut? Mari kita simak selengkapnya berikut ini :

3 Bulan Menjelang Pernikahan

Seperti yang lainnya, bulan pertama memasuki musim persiapan menjelang pernikahan menjadi bulan yang tersibuk bagi Anda dan pasangan. Dan di 3 bulan menjelang pernikahan ini, Anda harus melakukan semua persiapan awal secara menyeluruh seperti menyamakan persepsi dan konsep, serta menghitung budget.

Menyamakan persepsi antara keluarga bukanlah hal yang mudah. Jadi dalam hal ini Anda dituntut untuk bijak dalam menentukan sikap, yang tentunya sesuai dengan budget yang dimiliki, Apakah Anda dan pasangan menginginkan pesta yang mewah, ataupun pesta sederhana yang hanya mengundang orang-orang terdekat. Jumlah para tamu undangan juga harus menjadi perhatian khusus agar tidak terjadi miss komunikasi, dan para tamu undangan tidak mendapatkan pelayanan yang layak di acara resepsi nanti.

Jika semua persepsi telah disamakan, dan budget juga telah ditentukan, maka langkah penting selanjutnya adalah mencari tanggal dan hari baik, serta pemilihan gedung acara resepsi nantinya. Mencari gedung pernikahan juga bukan hal yang mudah. Anda harus mencari lokasi yang dekat dengan semua tamu undangan Anda, tanggal yang kosong dan bisa digunakan, serta harga yang pas.

BRP SMESCO bisa menjadi salah satu pilhan tepat Anda dan pasangan untuk menggelar acara resepsi. Dengan akses yang mudah dicapai, dari berbagai daerah membuat gedung pernikahan SMESCO menjadi pilihan tepat bagi Anda.

Jadi kesimpulannya, di 3 bulan menjelang acara pernikahan Anda akan menghabiskan sekitar

  • 40 persen untuk catering,
  • 20 persen untuk dekorasi,
  • 8 persen untuk gedung, pakaian, hingga fotografi,
  • Serta 5 persen sisanya untuk urusan souvenir, undangan, hingga biaya yang tak terduga.

2 Bulan Menjelang Pernikahan

Di dua bulan menjelang pernikahan ini, Anda dan pasangan sudah harus memilih dan menentukan berbagai vendor yang akan terlibat. Entah itu untuk urusan katering, dekorasi, hingga fotografi semuanya sudah harus Anda pilih.

Selain gedung pernikahan, di BRB SMESCO juga menyediakan berbagai vendor untuk kebutuhan resepsi pernikahan Anda dalam satu paket. Dengan cara ini, Anda justru akan memiliki banyak waktu dan budget yang lebih hemat, bila dibandingkan mencari vendor secara satu persatu.

Selain mencari vendor, di dua bulan menjelang pernikahan ini Anda juga sudah harus mencetak undangan. Untuk selanjutnya akan di revisi dan ditentukan desain yang sebaik mungkin agar dapat disebar di sebulan akhir menjelang pernikahan.

1 Bulan Menjelang Pernikahan

Di bulan terakhir menjelang pernikahan, seharusnya Anda sudah sedikit lebih santai dan lebih fokus terhadap diri sendiri. Namun dibulan ini, Anda tetap harus memperhatikan progress serta perjalanan dari konsep pernikahan yang Anda inginkan.

Cobalah untuk membuat pertemuan singkat dengan semua vendor yang Anda gunakan untuk sama sama mencari tahu sudah sampai mana progress yang dilakukan. Kesimpulannya, di bulan terakhir ini Anda hanya perlu melakukan kroscek terhadap semua persiapan Anda.

Itulah tadi artikel singkat mengenai  langkah mudah mempersiapkan pernikahan hanya dalam waktu 3 bulan. Temukan juga berbagai tips menarik lainnya seputar pernikahan dan persiapannya hanya di gedungperkawinan.com.

Semoga bermanfaat..