Mau Tahu Kenapa Cincin Pernikahan Disematkan Di Jari Manis ? Ini Dia 5 Sejarahnya

kenapa-cincin-pernikahan-disematkan-di-jari-manis

Dalam pesta pernikahan banyak objek yang bisa diperhatikan seperti megahnya gedung, sajian makanan yang tersedia bahkan cincin pernikahan yang tak luput dari perhatian. Banyak pula pertanyaan mengenai cincin pernikahan seperti, Mengapa harus ada cincin pernikahan ? dan Mengapa cincin pernikahan harus disematkan di jari manis para pengantin?. Kali ini penulis akan membahasnya beserta sejarahnya. Yuk mari kita simak.

  1. Kenapa Cincin Pernikahan Harus Tersemat di Jari Pengantin ?
    Sejarahnya muncul dari peradaban Mesir Kuno, yang mana cincin dianggap sebagai simbol dari suatu hubungan pernikahan yang sah. Pada awalnya cincin bukan terbuat dari emas atau perak melainkan dari rumput atau alang-alang yang melingkar. Cincin dibuat melingkar karena sebagai simbol keabadian cinta karena cincin tidak punya ujung.
  1. Bahan Pembuat Cincin Selalu Berubah-Ubah.
    Pada awal kerajaan Romawi menjajah Mesir cincin masih terbuat dari rumput atau alang-alang, namun karena bahannya tidak tahan lama maka dibuat dari tembaga logam dan biasanya juga dari emas. Pada akhirnya mereka sadar bahwa batu Ruby atau Safir cocok dipakai sebagai bahan pembuat cincin pernikahan karena bagus.
    Selanjutnya beredar bahwa berlianlah yang layak untuk menjadi penghias cincin pernikahan. Sebab berlian lebih kuat daripada batu-batu lainnya. Sementara posisi besi atau logam lambat laun tergeser oleh emas dan perak pada abad ke-17, setelah masyarakat menjadikan cincin kawin sebagai tanda cinta dalam puisi picisan mereka.
  1. Kenapa Cincin Pernikahan Disematkan di Jari Manis Tangan Kiri ? Begini Ceritanya.
    Cerita ini bermula pada zaman Romawi kuno dan Yunani kuno. Mereka percaya jari manis yang disebut Vena Amoris atau pembuluh darah cinta tehubung langsung ke jantung dan filosofi disematkan di tangan kiri karena jarang digunakan tapi mitos tangan kiri tersebut tidak berlaku di Indonesia. Namun para ilmuwan dan peneliti telah melakukan serangkain penelitian dan hasilnya adalah cerita tersebut adalah mitos belaka, namun sampai sekarang masih banyak orang yang percaya.
  1. Teori Lain.
    Sebuah teori yang lebih praktikal adalah dunia ini lebih sering menggunakan tangan kanan dalam beraktivitas dan dengan meletakkan cincin di tangan kanan tentu akan dapat memberikan efek sampingnya tersendiri. Oleh karena itu, cincin lebih baik di tangan kiri.
    Sedangkan untuk alasan mengapa harus di jari manis adalah agar pada saat beraktivitas kita tidak terganggu, hal ini disebabkan jari manis adalah jari yang kemungkinan tidak digunakan tertinggi ke-2 setelah jari kelingking. Lalu mengapa tidak di jari kelingking? Hal ini dikarenakan jari kelingking itu kecil, dan membuat cincin dengan ukuran yang kecil akan mengurangi ruang untuk mendekorasi cincin dengan nama dan sebagainya.

Nah sekian artikel mengenai sejarah mengapa cincin pernikahan disematkan di jari manis. Oiya bagi kalian yang ingin melangsungkan pernikahan dengan tema tradisional maupun modern kamu bisa menghubungi BRP Gedung Perkawinan. BRP ini sangat berpengalaman menghandle perkawinan dari tema tradisional hingga modern lengkap di ke-4 Ballroom nya di Jakarta Selatan , pokoknya vendor- vendor terbaik ternama telah bekerjasama dengan BRP.
Untuk lebih jelasnya kamu bisa cek di www.gedungperkawinan.com, kebetulan ada Promo Honeymoon Bali 3D2N plus Flight Voucher loh untuk yang booking di salah satu Ballroom-nya BRP.

Summary
Mau Tahu Kenapa Cincin Pernikahan Disematkan Di Jari Manis ?
Article Name
Mau Tahu Kenapa Cincin Pernikahan Disematkan Di Jari Manis ?
Description
Mengapa cincin pernikahan harus disematkan di jari manis para pengantin dalam pesta pernikahan ? BRP Gedung Perkawinan akan mengulasnya.
Author
Publisher Name
BRP Gedung Perkawinan
Publisher Logo